Pangannews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat luas kebun sawit yang terdampak kebakaran lahan gambut di wilayah tersebut telah mencapai 13,58 hektare. Angka ini merupakan hasil pengukuran terbaru menggunakan GPS dan verifikasi lapangan.
"Luas kebun sawit yang terdampak berdasarkan hasil hitungan memakai GPS dan pengecekan langsung di lapangan adalah 13,58 hektare," ujar Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Mukomuko, Ahmad Hidayat Syah, Senin (2/6/25).
Ahmad menyampaikan klarifikasi ini untuk meluruskan informasi yang sebelumnya beredar di sejumlah media lokal dan nasional, yang menyebutkan bahwa kebakaran telah melanda 15 hingga 20 hektare kebun sawit. Menurutnya, angka tersebut tidak sesuai dengan hasil pemantauan resmi tim BPBD.
Kebakaran lahan gambut terjadi di Desa Rawa Mulya, Kecamatan XIV Koto, dan sudah berlangsung sejak Senin (26/5/25). Hingga kini, personel BPBD masih berjibaku menangani kebakaran yang menyasar lahan perkebunan sawit milik warga.
Dalam upaya pemadaman, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) turut menurunkan bantuan melalui satuan Balai Pengendalian Kebakaran Hutan.
Tim ini diperkuat satu regu Manggala Agni dari Daerah Operasi Sumatera XVI Lahat, yang dilengkapi dengan peralatan lengkap, termasuk selang panjang untuk menjangkau titik api di area yang sulit diakses kendaraan.
Selain tenaga personel dan alat pemadam ringan, BPBD Mukomuko juga mengerahkan alat berat ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membantu mengendalikan api di lahan gambut.
Ekskavator digunakan untuk membuat lubang-lubang sebagai sumber air darurat dan membersihkan drainase agar pasokan air dapat dimanfaatkan untuk proses pemadaman.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.