Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

DPKP Bangka Belitung Tegaskan Komoditas Sawit Tak Masuk Daftar Penerima Pupuk Bersubsidi

Bagikan
DPKP Bangka Belitung tegaskan komoditas sawit tak masuk daftar penerima pupuk bersubsidi. (Foto : Kementan)
DPKP Bangka Belitung tegaskan komoditas sawit tak masuk daftar penerima pupuk bersubsidi. (Foto : Kementan)

Pangannews.id - Mencegah kesalahpahaman yang dapat memicu kelangkaan pupuk bersubsidi di tingkat petani, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan bahwa komoditas kelapa sawit tidak termasuk dalam program pupuk bersubsidi.

“Kami masih menerima banyak permintaan pupuk subsidi dari petani sawit, padahal kelapa sawit tidak lagi mendapat alokasi pupuk subsidi,” ujar Kepala DPKP Babel, Edi Romdhoni, Rabu (11/6/25).

Ia merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 yang menyatakan secara resmi bahwa kelapa sawit telah dikeluarkan dari daftar komoditas yang berhak menerima subsidi pupuk.

Menurut Edi, masih banyak petani yang salah mengartikan kondisi pupuk subsidi sebagai kelangkaan, padahal penyebab utamanya adalah perbedaan pemahaman tentang aturan tersebut.

Untuk menghindari kesalahpahaman lebih lanjut, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya petani sawit, agar memahami ketentuan terbaru ini. DPKP juga memperkuat pengawasan distribusi pupuk di lapangan agar penyaluran tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Kami perketat pengawasan di agen dan kios resmi agar pupuk benar-benar sampai ke petani yang berhak dan mendukung produksi pangan,” jelasnya.

Sementara itu, Analis Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) DPKP Babel, Budi Jaya Sentosa, melaporkan bahwa pada periode Januari hingga Februari 2025, sebanyak 3.837 ton pupuk bersubsidi telah disalurkan kepada petani di Kabupaten Bangka Selatan dan Bangka Barat melalui 47 kios resmi.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal