Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Indonesia Buka Keran Impor Produk Pertanian dari AS, Pakar Sebut Petani Lokal Bisa Dirugikan

Bagikan
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: @realdonaldtrump)
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Foto: @realdonaldtrump)

Pangannews.id - Rencana Indonesia untuk mengimpor produk pertanian dari Amerika Serikat menuai perhatian publik. Klaim ini disampaikan langsung oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan antara kedua negara.

Namun, para ahli pertanian dalam negeri memperingatkan agar pemerintah tidak gegabah dalam menentukan komoditas yang akan masuk.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Indonesia sepakat untuk membeli berbagai produk pertanian dari Negeri Paman Sam.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam konteks pembicaraan dagang antara kedua negara yang juga melibatkan pengurangan tarif impor dan ekspor.

“Kalau produk itu memang tidak bisa diproduksi di dalam negeri atau tidak efisien secara biaya, impor sah-sah saja,” ujar pengamat pertanian Syaiful Bahari, dikutip Kamis, 17 Juli 2025.

Namun, ia mengingatkan pemerintah agar tidak membuka keran impor untuk komoditas yang sudah bisa dihasilkan oleh petani lokal.

Syaiful menegaskan, beberapa komoditas yang seharusnya dilindungi dari liberalisasi impor antara lain beras, jagung, dan kacang-kacangan.

Jika ketiga komoditas ini bebas tarif, maka petani Indonesia dikhawatirkan akan mengalami kerugian besar akibat tidak mampu bersaing secara harga dengan produk impor.

“Kalau impor tanpa ditetapkan biaya, maka petani yang dirugikan,” tegasnya.

Trump juga menyebutkan bahwa Indonesia akan membeli produk pertanian AS senilai US$ 4,5 miliar, energi senilai US$ 15 miliar, serta 50 unit pesawat Boeing 777.

Kesepakatan ini disebut Trump sebagai bukti kuatnya kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Meski begitu, Syaiful menilai kesepakatan ini dapat menjadi peluang strategis bagi Indonesia, terutama untuk meningkatkan ekspor produk tropis unggulan seperti kopi, rempah-rempah, dan buah-buahan tropis ke pasar Amerika.

Hanya saja, ia menambahkan bahwa Indonesia harus bersaing ketat dengan negara lain seperti Thailand dan Vietnam yang sudah lebih mapan di pasar AS.

Editor: Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal