Pangannews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk mempercepat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran dan merata ke seluruh wilayah, terutama bagi kelompok yang paling membutuhkan.
Keputusan ini dibahas dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Erwin Ibrahim, di Kantor Sekda Banyuasin, Jumat (8/8/2025) kemarin.
Erwin menegaskan bahwa program ini tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar, melainkan juga akan menjangkau ibu hamil dan lanjut usia, sebagaimana arahan dari kebijakan nasional yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto.
“Seperti yang disampaikan Pak Prabowo di Jakabaring, makan siang bergizi ini bukan hanya untuk anak sekolah. Ibu hamil dan manula juga termasuk sasaran penerima,” ujar Erwin.
Untuk mendukung kelancaran program, Erwin meminta seluruh sekolah di Banyuasin segera menyerahkan data jumlah siswa secara lengkap dan akurat.
Menurutnya, kualitas data akan menentukan ketepatan distribusi, serta mencegah tumpang tindih maupun kekurangan pasokan di lapangan.
“Jangan sampai distribusinya salah arah. Validasi data ini penting agar yang membutuhkan benar-benar menerima,” ujarnya.
Satgas yang dibentuk akan berperan sebagai tim koordinasi lintas sektor, bertugas mengawasi dan memastikan setiap tahap pelaksanaan berjalan sesuai target.
Pemda berharap asupan gizi yang memadai dapat mendorong pertumbuhan anak-anak yang lebih sehat dan cerdas, sekaligus mengurangi angka kekurangan gizi dan stunting.
“Tujuan akhirnya adalah menciptakan generasi yang sehat dan mampu bersaing. Ini bukan sekadar soal makanan, tapi tentang masa depan Banyuasin,” kata Erwin.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.