Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Program SPHP Dipercepat, Bulog Sumut Targetkan 600 Ton per Hari

Bagikan
Perum Bulog  Kantor Wilayah Sumatera Utara membuka outlet untuk menjual beras SPHP kepada masyarakat. (Foto : Antara/Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara).
Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara membuka outlet untuk menjual beras SPHP kepada masyarakat. (Foto : Antara/Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara).

Pangannews.id - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai mitra strategis demi menekan gejolak harga di pasaran, sekaligus bagian dari Gerakan Pangan Murah yang digagas bersama pemerintah daerah.

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto, menjelaskan bahwa percepatan distribusi ini dilakukan dengan menyasar berbagai saluran distribusi, mulai dari pasar rakyat, koperasi desa, gerai pangan milik pemerintah, hingga ritel modern.

“Hari ini penyaluran kami sudah mencapai 600 ton per hari. Target bulanan sebesar 15.700 ton di Sumut diupayakan tercapai agar masyarakat bisa segera merasakan dampaknya,” kata Budi, Senin (18/8/2025), kemarin.

Bulog Sumut juga telah menjalin koordinasi dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk mendorong keterlibatan seluruh pemerintah kabupaten dan kota dalam program pangan murah ini.

Harapannya, sinergi antara Bulog dan pemda bisa mempercepat distribusi dan memperluas jangkauan penerima manfaat.

Menurut Budi, salah satu kunci keberhasilan program SPHP adalah penyaluran yang tepat dan merata. Saat ini, tercatat lebih dari 2.100 ton beras SPHP telah didistribusikan ke mitra Bulog, termasuk Rumah Pangan Kita (RPK), koperasi/instansi pemerintah, hingga BUMN pangan.

“Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar pula peluang kita menjaga kestabilan harga beras di pasar,” ujar Budi.

Editor : Adi Permana

 

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal