Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

DKP Simeulue Ajukan Izin Kelola Kelapa di Pulau-Pulau Terluar

Bagikan
DKP Simeulue ajukan izin kelola kelapa di pulau-pulau terluar. (Foto : Pixabay)
DKP Simeulue ajukan izin kelola kelapa di pulau-pulau terluar. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, mengajukan izin kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk mengelola tanaman kelapa yang tumbuh di sejumlah pulau kecil terluar di wilayah kepulauan tersebut.

Kepala DKP Kabupaten Simeulue, Carles, mengatakan pengajuan izin tersebut merupakan langkah awal pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi kelapa yang selama ini belum tergarap maksimal.

“Kami sudah menyurati KKP RI terkait rencana pengelolaan kelapa di pulau-pulau kecil terluar. Kementerian menyambut baik dan mendukung inisiatif Pemerintah Kabupaten Simeulue,” ujar Carles.

Ia menjelaskan, saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan resmi dari KKP sebelum kegiatan pengelolaan dapat dilakukan. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, pengelolaan sumber daya di pulau-pulau kecil dan terluar harus memperoleh rekomendasi langsung dari Menteri Kelautan dan Perikanan.

Ketentuan itu diatur dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 10 Tahun 2024 tentang pemanfaatan pulau-pulau kecil dan perairan sekitarnya yang luasnya di bawah 100 kilometer persegi.

“Setelah izin dari KKP keluar, barulah pemerintah daerah bisa melaksanakan kegiatan pemanfaatan dan pengolahan hasil kelapa di pulau-pulau terluar tersebut,” jelas Carles.

Lebih lanjut, Carles menyebutkan bahwa potensi kelapa di wilayah kepulauan Simeulue sangat menjanjikan, khususnya di Pulau Selaut Besar, Kecamatan Alafan.

Berdasarkan data DKP, luas tanaman kelapa di pulau itu mencapai 162,4 hektare. Dengan estimasi rata-rata 200 pohon per hektare, produksi buah kelapa diperkirakan mencapai dua ton per hektare setiap tahun.

“Potensinya besar sekali. Kami berharap izin dari KKP segera keluar agar pemerintah daerah bisa mengundang investor untuk ikut mengelola potensi kelapa di pulau-pulau terluar ini,” kata Carles.

Pemerintah Kabupaten Simeulue sebelumnya juga telah mengajak masyarakat untuk kembali menggiatkan penanaman kelapa sebagai komoditas unggulan daerah. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian masyarakat pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam di kawasan pulau-pulau kecil.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal