Pangannews.id - Program makan bergizi gratis (MBG) belum sepenuhnya menjangkau kelompok warga yang paling rentan. Lansia dan penyandang disabilitas, yang kerap kesulitan memenuhi kebutuhan makan sehari-hari, belum termasuk dalam daftar penerima.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengusulkan perluasan cakupan MBG kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Istana, Selasa (4/11/2025) malam.
“Lansia dan penyandang disabilitas ini kelompok yang rawan secara kesehatan dan ekonomi. Kami mengusulkan mereka juga ikut menerima makanan bergizi gratis,” ujar Saifullah usai rapat.
Menurutnya, banyak lansia dan difabel yang hidup bergantung kepada keluarga atau bantuan lingkungan sekitar. Dalam situasi tertentu, terutama yang tinggal sendiri atau kehilangan pengasuh, akses mereka terhadap makanan layak sering terputus.
Usulan perluasan ini tidak akan menghapus mereka dari daftar penerima bantuan sosial. Saifullah menegaskan bansos dan MBG adalah dua hal berbeda. Bansos bertujuan menjaga keberlangsungan hidup dasar, sementara MBG diarahkan untuk memastikan ketersediaan asupan gizi yang memadai.
Rapat pembahasan MBG di Istana itu juga dihadiri sejumlah menteri yang membidangi pemberdayaan masyarakat, pendidikan, UMKM, dan pertanian. Pembahasan diarahkan agar program-program pengentasan kerentanan sosial dan peningkatan kesejahteraan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.