Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kebun Kopi Ijen Jadi Sasaran Perusakan, PTPN I Catat 159 Ribu Pohon Hilang

Bagikan
Ilustrasi pohon kopi. (Foto: dok. Kemenkes)
Ilustrasi pohon kopi. (Foto: dok. Kemenkes)

Pangannews.id - Ratusan ribu pohon kopi milik PTPN I di kawasan Ijen, Bondowoso, menjadi sasaran perusakan oleh orang tak dikenal. Perusahaan menyebut aksi tersebut tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik pada tanaman, tetapi juga mengguncang stabilitas ekonomi ribuan pekerja kebun.

Corporate Secretary PTPN I Regional 5, R.I. Setiyobudi, mengatakan perusahaan telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat kepolisian. Ia menegaskan tidak ada intervensi apa pun dari manajemen dalam proses hukum yang sedang berjalan.

“Kami serahkan sepenuhnya ke polisi untuk penanganannya,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).

Dalam keterangan lebih lanjut, Setiyobudi menuturkan demonstrasi yang terjadi di Polsek Ijen beberapa hari lalu berujung pada aksi penebangan besar-besaran di area perkebunan.

Sekitar 80 hektare tanaman kopi rusak, dengan estimasi pohon yang ditebang mencapai 159.800 batang. Selain itu, fasilitas kebun seperti kantor afdeling dan rumah dinas ikut menjadi sasaran perusakan.

Perusahaan mencatat, kerugian akibat aksi tersebut diperkirakan mencapai Rp4,7 miliar. Namun kerugian ekonomi bukan satu-satunya dampak.

Menurut Setiyobudi, efek paling besar justru dirasakan masyarakat kebun yang menggantungkan mata pencaharian pada perkebunan kopi PTPN I.

“Sekitar 3.500-an pekerja yang terdampak langsung oleh kejadian gangguan tersebut,” ujarnya.

Kerusakan yang meluas membuat kegiatan produksi terhenti, termasuk aktivitas kerja harian yang menjadi tumpuan pendapatan para buruh.

Kondisi tersebut berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, mulai dari bahan pangan, biaya pendidikan anak, hingga kebutuhan kesehatan.

“Tanaman kopi bagi masyarakat bukan sekadar komoditas,” kata Setiyobudi. “Ini adalah harapan jangka panjang yang mereka rawat dan andalkan untuk masa depan keluarganya.”

Perusakan kali ini menambah panjang daftar aksi anarkis yang terjadi di kawasan PTPN I Region 5 Ijen dalam beberapa bulan terakhir.

Mulai dari penebangan puluhan ribu pohon kopi hingga pembakaran fasilitas kebun, rangkaian aksi tersebut memicu kekhawatiran pekerja dan masyarakat sekitar yang merasa terancam keselamatannya.

PTPN I berharap proses hukum berjalan profesional, transparan, dan mampu memberikan kepastian bagi para pekerja maupun perusahaan, agar aktivitas perkebunan dapat kembali normal.

Editor : Adi permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal