Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Situbondo Disiapkan Jadi Pusat Budidaya Lobster Nasional

Bagikan
Situbondo disiapkan jadi pusat budidaya lobster nasional. (Foto : Pixabay)
Situbondo disiapkan jadi pusat budidaya lobster nasional. (Foto : Pixabay)

Pangannewsid - Pemerintah mulai menyiapkan Situbondo, Jawa Timur, sebagai kawasan percontohan pengembangan budidaya lobster skala nasional.

Kabupaten pesisir tersebut dipilih Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk menjadi zona budidaya lobster yang akan mulai dikembangkan pada 2026.

Lokasi yang ditetapkan berada di perairan Kampung Kerapu, Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit. Di kawasan ini, pemerintah akan mengembangkan budidaya lobster menggunakan sistem keramba jaring apung (KJA) yang terintegrasi dengan kawasan pesisir dan aktivitas wisata.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan pemilihan Situbondo didasarkan pada hasil peninjauan langsung kondisi perairan. Menurutnya, kualitas laut di kawasan tersebut dinilai sangat mendukung untuk pertumbuhan lobster secara berkelanjutan.

“Lautnya bersih, arusnya baik, dan sangat cocok untuk budidaya lobster. Dari hasil pengamatan, kualitasnya bahkan lebih baik dibandingkan beberapa negara produsen lobster di kawasan Asia,” kata Trenggono.

Dalam tahap awal, proyek percontohan ini dirancang mencakup pembangunan sekitar 20 ribu unit KJA yang akan tersebar di area laut seluas kurang lebih 100 hektare. Zona tersebut akan menjadi model pengelolaan budidaya lobster nasional yang berbasis industri.

Trenggono menilai penguatan budidaya lobster penting dilakukan mengingat Indonesia selama ini dikenal sebagai penghasil benih lobster alami, namun belum mampu mengoptimalkan pengelolaannya. Kondisi itu membuat potensi besar tersebut justru dimanfaatkan oleh negara lain yang membangun industri lobster berbasis budidaya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo menyambut baik penetapan wilayahnya sebagai zona budidaya lobster nasional. Ia menyebut nilai investasi proyek tersebut diperkirakan mencapai Rp2 triliun.

“Selain mendorong investasi, proyek ini juga diperkirakan menyerap sekitar 600 tenaga kerja lokal,” ujar Rio.

Ia menambahkan, dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Situbondo diharapkan berkembang menjadi sentra produksi lobster terbesar di Indonesia dan mampu bersaing dengan negara-negara produsen lobster di Asia Tenggara.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal