Pangannews.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merespons isu rencana mogok berjualan pedagang daging yang belakangan ramai diperbincangkan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan keyakinannya bahwa aktivitas perdagangan daging di pasar-pasar ibu kota tetap berjalan.
Pramono mengaku telah memantau langsung kondisi di lapangan. Dari hasil pengecekan tersebut, ia menilai tidak seluruh pedagang akan mengikuti rencana mogok yang diwacanakan.
“Ada keinginan itu, tapi saya yakin tetap ada yang berjualan. Tidak semua asosiasi bisa melarang anggotanya berdagang,” ujar Pramono, Kamis (22/1/2026).
Isu mogok ini mencuat setelah Dewan Pengurus Daerah Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) DKI Jakarta menyuarakan keberatan atas melonjaknya harga sapi potong. APDI meminta pemerintah pusat segera turun tangan mengendalikan harga, yang dinilai sudah memberatkan pedagang dan konsumen.
Ketua DPD APDI Jakarta, Wahyu Purnama, menyebut lonjakan harga daging sapi paling dirasakan masyarakat menengah ke bawah, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil yang bergantung pada stabilitas harga bahan pangan.
Menurut Wahyu, dalam pertemuan dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian pada awal Januari lalu, pemerintah sempat menjanjikan stabilisasi harga sapi timbang hidup dalam waktu dua pekan. Namun, hingga kini janji tersebut belum terealisasi.
“Harga sapi dari feedloter masih terlalu tinggi, otomatis harga karkas di rumah potong ikut naik,” kata Wahyu.
Di tengah kondisi tersebut, pedagang juga dihadapkan pada penurunan daya beli masyarakat. Setelah menampung aspirasi pedagang, bandar sapi, serta pelaku pasar di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, APDI memutuskan menempuh langkah mogok dagang.
Rencana aksi mogok dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis (22/1/2026) hingga Sabtu (24/1/2026), dengan sasaran seluruh pasar tradisional dan rumah potong hewan (RPH) di kawasan Jabodetabek.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.