Mendag Budi Santoso Pantau Langsung Harga Pangan di Sleman

Pers Pangannews

17 jam yang lalu

news
Mendag Budi Santoso melakukan kunjungan kerja ke Pasar Potrojayan, Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, untuk memantau langsung perkembangan harga dan ketersediaan komoditas bahan pokok, Senin (21/9/2026). (Foto : Pemkab Sleman)

Pangannews.id - Menteri Perdagangan Budi Santoso turun langsung mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Potrojayan, Madurejo, Prambanan, Kabupaten Sleman, Senin (21/9/2026).

Budi berkeliling pasar dan mendatangi pedagang satu per satu. Ia juga berdialog dengan pedagang dan pengunjung untuk mengetahui kondisi harga pangan yang berlangsung di tingkat pasar.

Dari pemantauan tersebut, sebagian besar harga kebutuhan pokok masih berada dalam kondisi normal dan stabil. Namun, harga cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang mengalami kenaikan.

Cabai rawit dijual hingga Rp70.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan harga acuan sebesar Rp57.000 per kilogram. Sementara cabai besar masih berada di angka Rp50.000 per kilogram.

Komoditas lainnya relatif terkendali. Bawang merah dijual Rp32.000 hingga Rp35.000 per kilogram, masih di bawah harga acuan Rp39.000 per kilogram. Telur ayam berada di angka Rp26.000 per kilogram, sedangkan daging ayam Rp38.000 per kilogram.

Budi mengatakan pemantauan langsung ke pasar penting untuk melihat kondisi harga pangan sekaligus mendengar persoalan yang dihadapi pedagang dan masyarakat.

Ia menjelaskan harga acuan atau Harga Eceran Tertinggi (HET) ditetapkan untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.

“Pemerintah berkomitmen menjaga harga agar tetap wajar, sebab harga yang terlalu rendah berisiko merugikan para petani maupun peternak akibat tingginya biaya produksi. Sebaliknya, harga yang melonjak melebihi batas acuan tentu akan memberatkan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Menurut Budi, keseimbangan harga menjadi penting agar kegiatan usaha petani dan peternak tetap berjalan, sementara konsumen tidak terbebani oleh harga yang terlalu tinggi.

Dalam kunjungan tersebut, Budi didampingi Bupati Sleman Harda Kiswaya. Keduanya meninjau kondisi pasar sekaligus melihat ketersediaan sejumlah komoditas, termasuk beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bawang merah, serta daging ayam.

Budi juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Ia berharap sinergi tersebut terus dilakukan untuk mempertahankan ketersediaan komoditas pangan dengan harga yang terjangkau.

Harda mengatakan peninjauan langsung dari Kementerian Perdagangan memberikan semangat bagi pemerintah daerah. Menurutnya, harga komoditas utama di pasar saat ini relatif aman dan murah.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...