15 jam yang lalu
Pangannews.id - Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan Bogor) kembali mengambil peran strategis dalam mengawal modernisasi pertanian di daerah.
Direktur Polbangtan Bogor mendampingi Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melaksanakan kegiatan Gerakan Tanam di Desa Pematang Pulai, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, di tengah tantangan kondisi Provinsi Jambi yang saat ini diwarnai oleh kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Kamis (8/10).
Kementerian Pertanian terus melakukan berbagai langkah strategis untuk memperkuat produksi pangan nasional. Salah satunya melalui percepatan optimalisasi lahan yang kemudian diperkuat dengan pembentukan Brigade Pangan.
Optimalisasi lahan menjadi bagian penting dalam meningkatkan indeks pertanaman. Ia menyampaikan bahwa indeks pertanaman pada lahan oplah yang sebelumnya berada pada angka 100, setelah dilakukan konstruksi dan intervensi pada tahun 2026 dapat meningkat menjadi 230.
Kepala Badan PPSDMP, Idha Widi Arsanti menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat para petani dan Brigade Pangan di lapangan. "Di tengah tantangan kekeringan dan kabut asap, kegiatan tanam tetap dapat dilaksanakan. Ini sangat luar biasa," ungkap Ida.
Ida juga menjelaskan fokus pengembangan pertanian dari tahun ke tahun. Pada tahun 2024, ketika terjadi kekeringan di berbagai wilayah, kegiatan utama diarahkan pada pompanisasi. Kemudian pada tahun 2025, kegiatan utama difokuskan pada optimalisasi lahan dan cetak sawah rakyat.
Sementara itu, ke depan arah pembangunan pertanian akan semakin diarahkan pada peningkatan produktivitas padi dan hilirisasi pertanian. “Pada tahun 2027, kita akan fokus pada peningkatan produktivitas padi dan hilirisasi pertanian,” jelasnya.
Hilirisasi juga akan terus diperkuat tidak hanya pada komoditas tanaman pangan, tetapi juga pada sektor perkebunan dan peternakan, termasuk potensi komoditas unggulan seperti pinang dan sawit.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan drum seeder kepada kelompok tani sebagai dukungan terhadap penerapan mekanisasi dalam kegiatan budidaya pertanian. Selanjutnya, dilakukan penanaman menggunakan Drone Seeder yang dioperasikan oleh Tim Polbangtan Bogor.
Keterlibatan Polbangtan Bogor dalam Gerakan Tanam Bersama menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi vokasi pertanian dalam mendukung percepatan transformasi pertanian berbasis teknologi.
Selain demonstrasi penggunaan Drone Seeder, kegiatan juga dilanjutkan dengan tanam bersama menggunakan drum seeder serta dialog bersama petani dan Brigade Pangan. Dialog tersebut menjadi ruang untuk menggali kondisi dan kebutuhan petani sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, penyuluh, petani, Brigade Pangan, dan berbagai pemangku kepentingan pertanian di daerah.
Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian, Polbangtan Bogor, penyuluh, Brigade Pangan, serta seluruh pihak yang telah memberikan pendampingan kepada petani. (sdr)(*/Adv)
Rabu, 07 Oktober 2026 13:19 WIB
Senin, 05 Oktober 2026 14:23 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...