BGN Uji Sistem Prasmanan MBG, Targetkan 5.000 Dapur pada Akhir 2026

Pers Pangannews

9 jam yang lalu

news
Para Siswa-siswi SMP Kemala Bhayangkari 3 saat mencicipi aneka hidangan secara prasmanan dalam kegiatan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta, Rabu (10/08/2026). (Foto : dok. BGN)

Pangannews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menguji sistem prasmanan dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG). Jika hasil uji coba menunjukkan hasil positif, pola pelayanan ini akan diperluas hingga menjangkau 5.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada akhir 2026.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, uji coba saat ini berlangsung di 62 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Pelaksanaannya telah berjalan selama dua pekan untuk melihat efektivitas sistem prasmanan beserta kelebihan dan kekurangannya.

“Ada 62 SPPG sedang melaksanakan Program MBG secara prasmanan sejak dua minggu terakhir,” kata Sudaryono di Banda Aceh, Selasa (13/10/2026).

BGN menyiapkan perluasan penerapan sistem tersebut secara bertahap. Apabila hasil evaluasi dinilai baik, jumlah SPPG yang melayani MBG secara prasmanan ditargetkan mencapai 1.000 hingga 5.000 unit.

Sudaryono menilai, penyajian prasmanan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menikmati makanan dalam kondisi lebih hangat dan segar. Siswa juga dapat mengambil tambahan makanan jika masih membutuhkan.

Lebih dari sekadar cara menyajikan makanan, sistem ini diharapkan membentuk kebiasaan positif di lingkungan sekolah. Melalui pelayanan prasmanan, siswa dapat belajar mengantre, bersabar, dan saling membantu.

Ia juga menyebut Aceh memiliki peluang untuk menerapkan sistem tersebut. Namun, pelaksanaannya perlu mempertimbangkan kesiapan masing-masing SPPG dan sekolah, termasuk keterlibatan siswa.

“Penerapan sistem prasmanan ini juga dilihat dari kemampuan SPPG dan sekolah, serta partisipasi siswa. Kalau semuanya siap, tentu pelayanan MBG secara prasmanan siap dilaksanakan,” ujar Sudaryono.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...