Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

UMKM Asahan Ekspor 40 Ton Terasi Udang Rebon ke Pasar Thailand

Bagikan
Ekspor terasi asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, terus meningkat. (Foto : Ilustrasi)
Ekspor terasi asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, terus meningkat. (Foto : Ilustrasi)

Pangannews.id - Ekspor terasi asal Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, terus meningkat. Pada 2026, volume ekspor komoditas tersebut mencapai 2.758,5 ton dengan nilai sekitar Rp34 miliar, naik dari 1.897,7 ton senilai Rp21 miliar pada 2025.

Di tengah peningkatan tersebut, produk terasi udang rebon dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Asahan mulai memasuki pasar Thailand. Sebanyak 40 ton terasi dikirim dalam ekspor perdana dengan nilai transaksi sekitar Rp230 juta.

Pengiriman tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pemasaran produk olahan hasil laut. Selain meningkatkan jangkauan pasar, ekspor juga membuka kesempatan untuk menambah nilai ekonomi hasil perikanan yang diproduksi masyarakat setempat.

Kabupaten Asahan memiliki garis pantai sekitar 56 kilometer di Selat Malaka. Potensi perikanan tangkap di daerah ini tercatat mencapai 50.658 ton hingga September 2026, menjadikannya salah satu daerah penghasil perikanan tangkap terbesar di Sumatera Utara.

Hasil tangkapan nelayan menjadi salah satu sumber bahan baku bagi usaha pengolahan hasil laut, termasuk produksi terasi udang rebon. Pengembangan produk olahan tersebut turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.

Ekspor perdana ke Thailand dilepas Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan di depan Kantor Bupati Asahan. Ia berharap pengiriman tersebut dapat berlanjut secara rutin sehingga produk olahan hasil laut setempat memiliki akses ke pasar yang lebih luas.

Zulkifli juga meminta dukungan pemerintah daerah dan Bank Indonesia untuk membantu pengembangan UMKM agar mampu memperluas usahanya.

“Dengan begini, setelah melepas ekspor terasi, akses pasar semakin terbuka. Kita minta Bank Indonesia, Pak Bupati, tolong didukung semua agar UMKM kita bisa berkembang,” katanya.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal