Senin, 20 April 2026 11:44 WIB
Pangannews.id - Kesiapan layanan konsumsi bagi jamaah calon haji Indonesia mulai dimatangkan jelang kedatangan gelombang pertama di Madinah. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menyiapkan 23 dapur katering untuk memastikan kebutuhan makan jamaah terpenuhi selama berada di kota tersebut.
Kepala Seksi Konsumsi Daerah Kerja (Daker) Madinah, Beny Darmawan, menyebut seluruh penyedia katering telah melalui proses seleksi dan verifikasi sebelum ditetapkan sebagai mitra resmi.
“Seluruhnya sudah diseleksi oleh Kemenhaj Republik Indonesia,” kata Beny, dikutip dari Antara, Senin (20/4/2026).
Selama di Madinah, jamaah dijadwalkan menerima konsumsi tiga kali sehari dengan total 27 kali makan. Jadwal tersebut disusun mengikuti pola makan masyarakat Indonesia, yakni pagi, siang, dan sore hari.
Menurut Beny, aspek cita rasa menjadi perhatian utama. Untuk menjaga konsistensi rasa, bumbu masakan didatangkan dari Indonesia dalam bentuk pasta siap pakai. Selain mempercepat proses produksi, cara ini dinilai lebih efisien dalam distribusi logistik.
Standar dapur juga mencakup tenaga kerja. Setiap katering diwajibkan menghadirkan koki asal Indonesia, minimal dua juru masak utama dan empat asisten.
“Itu menjadi kewajiban dan alhamdulillah mampu dipenuhi oleh seluruh dapur,” ujarnya.
Sementara itu, perhatian khusus diberikan kepada jamaah lanjut usia. PPIH membuka opsi penyesuaian menu, terutama dari segi tekstur makanan agar lebih mudah dikonsumsi.
“Untuk lansia, menu bisa disesuaikan. Biasanya nasi dibuat lebih lunak atau menjadi bubur agar mudah dicerna,” kata Beny.
Pengawasan kualitas makanan dilakukan berjenjang. Pemeriksaan dilakukan sejak tahap awal di dapur hingga sebelum makanan disajikan kepada jamaah di hotel. Uji sampel juga dilakukan di kantor Daker Madinah serta Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).
“Pengawasan terakhir dilakukan oleh petugas konsumsi di hotel. Sebelumnya juga sudah dicek di Daker dan KKHI,” katanya.
Dengan skema tersebut, PPIH memastikan layanan konsumsi bagi jamaah haji Indonesia di Madinah tetap terjaga dari sisi kualitas, keamanan, dan kesesuaian dengan kebutuhan jamaah.
Editor : Adi Permana
Senin, 13 April 2026 10:37 WIB
Senin, 06 April 2026 11:58 WIB
Senin, 06 April 2026 10:39 WIB
Rabu, 25 Maret 2026 16:31 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...