Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Hari Pertama, Pasar Tani Ramadan di Palu Terjual Habis

Bagikan
Foto : Gelaran Pasar Tani Ramadan di Kota Palu Telah Terjual Habis.
Foto : Gelaran Pasar Tani Ramadan di Kota Palu Telah Terjual Habis.

PanganNews.id Palu - Bahan pangan pokok yang dijualbelikan di hari pertama gelaran Pasar Tani Ramadan di kota Palu telah terjual habis. Pasar yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian bekerja sama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait lainnya selama tiga hari ini digelar di halaman kantor Karantina Pertanian Palu, Kota Palu, Rabu (27/4). 

Selain bahan pangan pokok yang disediakan memiliki kualitas yang baik dengan harga terjangkau ini, penyelenggaraannya telah mendekati hari lebaran, sehingga disambut dengan antusias oleh masyarakat. 

Tercatat sejumlah bahan pangan pokok antara lain beras, minyak goreng, gula konsumsi dan lainnya habis terjual. 

"Harus berkualitas dan harganya terjangkau, ini pesan dari Bapak Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red), " kata Kepala Pusat Kepatuhan, Kerja Sama dan Informasi Perkarantinaan, Badan Karantina Pertanian (Barantan), Junaidi saat dimintai keterangan.

Menurut Junaidi, kehadiran Pasar Tani ini merupakan kebijakan Menteri Pertanian untuk mengantisipasi adanya lonjakan bahan pangan yang biasa terjadi di HKBN. "Dengan langkah ini kita membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya terlebih untuk 12 bahan pangan pokok jelang hari raya," tambahnya.

Junaidi selaku Penanggung Jawab Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok secara khusus di Provinsi Sulawesi Tengah, juga menyebutkan bahwa hal yang sama juga dilakukan di 33 Provinsi lainnya.

Wakil Gubernur Sulteng Ma'mun Amir yang hadir dan membuka secara resmi Pasar Tani Ramadan sangat menyambut positif adanya kegiatan yang digagas oleh Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Palu. 

"Pertanian ini sektor menjanjikan terkhusus bagi masyarakat karena tidak pernah akan habis dan menjadi kebutuhan penting sehingga adanya momen pasar tani ini sangat membantu masyarakat," ucap Ma'mun dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama juga, Kapus KKIP dan Wagub menyerahkan bantuan bahan pokok kepada Panti Asuhan Darussalam. 

Indang, warga sekitar merasa terbantu dengan adanya pasar tani. "Sangat bermanfaat bagi masyarakat. Bahan pokoknya ada tersedia dan harga juga masih terjangkau," katanya.

Sulawesi Tengah Termasuk Wilayah Hijau

Terkait ketersediaan bahan pangan pokok di Sulawesi Tengah, Junaidi yang satu hari sebelumnya turun langsung ke pasar menyebutkan bahwa daerah tersebut masuk wilayah hijau. 

"Hijau. Artinya ketersediaan bahan pangan pokok ada dan terkendali," tuturnya. 

Stok tersedia pada pasar yang berlangsung hingga Jumat (29/4) mendatang di antaranya untuk beras sebanyak 500 kg, minyak goreng 65 liter, dan gula pasir 120 kg. Sedangkan bawang merah sebanyak 50 kg, bawang putih 30 kg, cabai rawit dan keriting masing-masing 20 kg, dan telur 50 rak. 

Adapun harga jual untuk beras kemasan 5 kg senilai Rp 45.000, gula pasir Rp 12.500 per kg, telur Rp 50.000 per rak (2 kg), ayam Rp 58.000 per ekor, tepung terigu Rp 7.500, cabai keriting dan rawit Rp 40.000 per kg, bawang merah dan putih Rp 35.000, minyak goreng Rp 28.000 per liter.

Ditulis olehPangannews.id

pangannews

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal