Rabu, 12 April 2023 14:00 WIB
\PanganNews.id, Jakarta - Kabar baik bagi para petani rumahan, beragam bahan yang sudah tidak terpakai rupanya bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk membuat pupuk alami.
Diambil dari berbagai artikel tentang tanaman yang dimuat banyak di pecarian, bahan-bahan untuk membuat pupuk alami tak harus dibeli di toko. Ada banyak bahan yang sudah tidak berguna, tetapi masih bisa bermanfaat untuk diolah jadi penyubur tanaman.
Seperti diketahui, pupuk merupakan komponen penting dalam proses perawatan tanaman. Pupuk dapat memberikan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman.
Meski begitu, pastikan jenis dan dosis pupuk yang diaplikasikan pada tanaman sesuai dan aman. Jika porsi pemberian pupuk tidak tepat, maka hal ini dapat berdampak buruk bagi tanaman.
Selain pupuk kimia, tak ada salahnya untuk mencoba memberikan pupuk alami yang terbuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah.
Selain lebih sehat dan subur, pupuk alami juga dapat menghemat biaya perawatan, sebab pemilik dapat membuat sendiri pupuk dari bahan alami di rumah.
Dilansir dari berbagai sumber artikel tentang pertanian, berikut ini 3 bahan alami yang bisa diolah menjadi pupuk tanaman beserta cara pembuatannya.
1. Cangkang telur
Cangkang telur mengandung kalsium yang sangat tinggi sehingga cocok untuk menyuburkan media tanam.
Caranya, cuci cangkang telur kemudian hancurkan. Masukkan cangkang telur yang telah diremukkan ke dalam media tanam.
2. Ampas kopi
Ampas kopi seringkali dianggap limbah, padahal bahan ini dapat diolah menjadi pupuk alami untuk tanaman.
Ampas kopi mengandung kalsium, kalium, nitrogen, dan fosfor yang bermanfaat untuk menguatkan tanaman.
Perawatan ini sangat bermanfaat bagi tanaman semak mawar, cemara, azalea, atau tanaman penyuka asam lainnya, karena ampas kopi dapat membuat media tanam menjadi asam.
3. Air akuarium
Air akuarium ternyata bisa membantu tanaman tumbuh subur. Akan tetapi, pastikan air yang digunakan adalah air tawar, bukan air asin.
Limbah dan bakteri dalam air akuarium memiliki manfaat bagi tanaman. Meski begitu, pastikan gunakan cara ini hanya kepada tanaman hias, bukan tanaman herbal, tanaman sayur, atau tanaman yang bisa dikonsumsi.
Penulis: Luki
Editor: R Muttaqien
Jumat, 15 Mei 2026 11:38 WIB
Selasa, 12 Mei 2026 11:30 WIB
Senin, 11 Mei 2026 11:25 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...