PanganNews.id, Bogor - Dalam rapat paripurna Hari Jadi Bogor (HJB) ke-541, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, memaparkan konsep 'Petani Milenial : Tinggal di Desa, Penghasilan Kota, Usaha Mendunia!', di Gedung DPRD kota Bogor, Sabtu 3 Juni 2023.
Gubernur Jawa Barat utu juga umumkan bahwa pihaknya berhasil mewisuda 4.000 petani milenial sukses.
Dalam momentum Hari Jadi Bogor, Ridwan Kamil menjelaskan konsep ini memiliki beberapa tujuan utama.
"Pertama, tujuan dari konsep ini adalah untuk memperkuat sektor pertanian di Jawa Barat dengan melibatkan generasi milenial," kata dia.
Dengan melibatkan petani milenial, ia berharap akan ada semangat baru, inovasi, dan penggunaan teknologi modern dalam praktik pertanian.
"Generasi milenial juga cenderung berwirausaha, sehingga mereka dapat membantu mengembangkan potensi ekonomi di desa-desa," ujarnya.
Kedua, kata dia, konsep ini bertujuan untuk memperkuat hubungan antara desa dan kota.
Dengan membiarkan petani milenial tinggal di desa namun memiliki akses ke peluang ekonomi dan teknologi perkotaan, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara kedua lingkungan tersebut.
"Hal ini dapat menciptakan sinergi antara sektor pertanian dan sektor perkotaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat," kata Kang Emil, sapaan karibnya.
Selanjutnya, Gubernur Ridwan Kamil menjelaskan bahwa dengan mendorong petani milenial untuk memiliki usaha yang berpotensi mendunia, Pemprov Jawa Barat ingin meningkatkan daya saing produk pertanian dari daerah tersebut.
"Dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi, petani milenial dapat menghasilkan produk pertanian berkualitas tinggi dan bernilai tambah. Hal ini juga dapat membantu mengatasi potensi krisis pangan dengan meningkatkan produksi pangan di Jawa Barat," jelasnya.
Selain itu, masih kata Kang Emil, konsep regenerasi petani milenial bertujuan untuk mengatasi masalah petani lansia yang banyak terjadi saat ini. Dengan melibatkan generasi milenial dalam praktik pertanian, diharapkan terjadi pergantian generasi petani yang lebih cepat.
Generasi milenial dengan semangat baru, pengetahuan teknologi, dan kemampuan berwirausaha dapat menghidupkan kembali sektor pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi di pedesaan.
Menurut dia, konsep 'Petani Milenial Tinggal di Desa Penghasilan Kota, Usaha Mendunia!' dan regenerasi petani milenial merupakan upaya pemerintah provinsi Jawa Barat untuk memperkuat sektor pertanian.
Lalu, mengatasi permasalahan petani lansia, meningkatkan daya saing produk pertanian, dan menjaga ketersediaan pangan di daerah tersebut.
"Diharapkan langkah-langkah ini dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani serta masyarakat di Jawa Barat," tuntas dia.
Reporter : Ajat Nicko
Redaktur : R Muttaqien


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.