Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Usaha Pertanian di Jawa Barat Turun, Ini Penyebabnya versi BPS

Bagikan
Ilustrasi usaha pertanian. (pixabay)
Ilustrasi usaha pertanian. (pixabay)

PanganNews.id, Bandung - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa jumlah usaha pertanian di Provinsi Jawa Barat tahun 2023 sebanyak 3.293.682 unit berdasarkan hasil pencacahan lengkap Sensus Pertanian (ST) 2023, .

Kepala BPS Jabar Marsudijono menyebutkan, jumlah usaha pertanian tahun 2023 itu mengalami penurunan 8,97 persen dari tahun 2013 sebanyak 3.618.248 unit.

Dari jumlah tersebut, 99,95 persen merupakan usaha pertanian perorangan (UTP). Sedangkan usaha pertanian berbadan hukum (UPB) sebanyak 619 unit (0,02 persen), dan lainnya 943 unit (0,03 persen).

"UTP paling banyak terdapat di Kabupaten Sukabumi dengan jumlah 358.825 unit atau 10,90 persen dari UTP di Jabar," kata dia dalam keterangannya, Selasa 5 Desember 2024. 

Selanjutnya, kabupaten dan kota dengan jumlah UTP terbanyak kedua dan ketiga, yaitu Garut dan Cianjur masing-masing sebanyak 327.820 unit (9,96 persen) dan 301.072 unit (9,15 persen).

Sementara itu, UTP paling sedikit terdapat di Kota Cirebon dengan jumlah 1.932 unit atau 0,06 persen dari UTP di Jabar.

Berdasarkan subsektor yang diusahakan, sebagian besar UTP bergerak di subsektor tanaman pangan, yaitu sebanyak 2.221.502 unit.

Subsektor berikutnya, yang banyak diusahakan berturut-turut adalah hortikultura, peternakan, dan kehutanan masing-masing 1.287.788 unit, 1.065.093 unit, dan 590.816 unit.

"Jasa pertanian merupakan subsektor yang paling sedikit diusahakan oleh UTP, yaitu hanya sebanyak 55.351 unit," jelasnya. 

Sementara itu, UPB di Jabar tahun 2023 sebagian besar berusaha pada subsektor peternakan, yaitu sebanyak 277 unit.

"Subsektor berikutnya yang dominan adalah perkebunan dan hortikultura masing-masing sebanyak 147 unit dan 86 unit," tutup dia. 

Penulis : Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal