Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Buah Bisbul Makin Langka di Bogor, Ini Kata Peneliti

Bagikan
Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai faktor yang mempengaruhi kurangnya buah pada pohon bisbul (Istimewa)
Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai faktor yang mempengaruhi kurangnya buah pada pohon bisbul (Istimewa)

Pangannews.id, Bogor - Buah bisbul yang menjadi ciri khas daerah Bogor semakin langka, dengan faktor curah hujan yang cukup tinggi dibandingkan daerah lain.

Peneliti dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN Irvan Fadli Wanda, menjelaskan bahwa bisbul termasuk tumbuhan berumah dua, dengan bunga jantan dan betina pada individu yang berbeda.

"Waktu panen puncak antara Maret-Mei dan Juni-September dengan asumsi keempat faktor seperti penyerbukan yang optimal," kata Irvan pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Irvan menyoroti potensi permasalahan penyerbukan karena faktor agen, seperti serangga dan lebah, yang mungkin mengalami penurunan jumlah.

"Kemungkinan permasalahan pohon bisbul kurang berbuah dapat dipengaruhi oleh penurunan jumlah agen penyerbuk, yang bisa disebabkan oleh iklim yang anomali dan kemarau yang panjang," tambahnya.

Irvan juga menekankan peran iklim dan cuaca dalam mempengaruhi fisiologis pohon bisbul.

"Kemarau yang cukup panjang dapat mengganggu proses pembungaan hingga pembuahan, secara langsung mempengaruhi produksi buah pada pohon bisbul," ungkapnya.

Faktor ketersediaan unsur mikro dan makro nutrisi pada tanah juga menjadi pertimbangan.

"Pemberian pupuk yang berlebihan, terutama yang mengandung kadar Nitrogen tinggi, dapat membuat tajuk tanaman terlampau rimbun dan lebat, menghambat proses fotosintesis yang menghasilkan karbohidrat," jelas Irvan.

Terakhir, Irvan menyebut kemungkinan faktor genetik sebagai penyebab kurangnya buah pada pohon bisbul. Meskipun belum ada bukti yang cukup kuat, mutasi gen bisa menjadi faktor yang memengaruhi produktivitas buah pada tanaman.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal