Pangannews.id - Pengolahan air bersih di Intake Semanggi Perumda Air Minum Toya Wening dihentikan sementara akibat pencemaran limbah etanol yang mencemari Sungai Bengawan Solo. Pencemaran ini diketahui terjadi sejak Rabu, 9 Oktober 2024, dan terus berlanjut hingga Jumat, 11 Oktober 2024, memaksa petugas untuk menghentikan operasional secara berulang.
Purnomo, petugas operasional di Intake IPA Semanggi, menjelaskan bahwa limbah etanol telah mengganggu proses pengolahan air bersih. "Kita off-kan dulu (operasional). Kita bisa ngolah lagi sampai sore. Terus tercemar limbah lagi. Kita off-kan lagi 4-5 jam, pudar kita ngolah lagi. Pagi ini tercemar lagi," ujarnya, dikutip dari Kompas.
Pencemaran kali ini dinilai paling parah dalam beberapa hari terakhir. Meskipun cadangan air bersih masih ada, distribusi ke pelanggan tidak bisa berjalan normal. Tekanan air dikurangi untuk menghindari masalah lebih lanjut. Purnomo menambahkan,
"Risiko limbah ini bertahan lama. Karena elevasi air Bengawan Solo sangat rendah sekali. Kalau sampai nanti sore saja itu (masih tercemar) akan mengganggu sekali ke pelanggan," kata Purnomo.
Dari pemantauan, diperkirakan cadangan air bersih di Intake Semanggi hanya akan bertahan sekitar 5-6 jam. Jika cadangan air bersih habis, pihak Perumda Air Minum Toya Wening akan melakukan dropping menggunakan truk tangki untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Dalam upaya mengatasi pencemaran ini, Purnomo menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas terkait di wilayah Sukoharjo. "Kita selalu koordinasi sebenarnya dengan DLH Sukoharjo. Kita butuh kepastian Bengawan Solo itu benar-benar bersih, bebas dari limbah kita butuh solusi itu," ungkapnya.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pihak berwenang, mengingat pentingnya air bersih bagi kehidupan sehari-hari. Diharapkan tindakan cepat dapat dilakukan untuk mengatasi pencemaran ini dan memastikan ketersediaan air bersih bagi warga Solo.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.