Lebih Bergizi dari Salmon, Ikan Kembung Jadi Pilihan Sehat dan Ekonomis

Pers Pangannews

Senin, 18 November 2024 18:23 WIB

news
Lebih Bergizi dari Salmon, Ikan Kembung Jadi Pilihan Sehat dan Ekonomis. (Foto : Alodokter)

Pangannews.id – Berkat kandungan gizinya yang luar biasa, ikan salmon sering disebut sebagai "King of Fish". Namun, tahukah Anda bahwa ada ikan lain yang ternyata memiliki kandungan gizi lebih tinggi daripada salmon?

Ya, ikan ini adalah ikan kembung, yang harganya lebih terjangkau dan mudah ditemukan di pasar-pasar lokal. Ikan kembung, yang termasuk dalam genus Rastrelliger dan famili Scombridae, memiliki bentuk tubuh ramping dan pipih. Ikan ini masih satu kerabat dengan tuna, tongkol, tenggiri, dan madidihang.

Berbeda dengan salmon yang sering dianggap ikan mahal, ikan kembung mudah didapatkan di Indonesia karena hidup di permukaan air laut dan banyak ditemukan di perairan pesisir.

Meskipun rasa ikan kembung mungkin tidak sekuat ikan salmon, ikan ini memiliki banyak manfaat kesehatan yang sebanding, bahkan melebihi salmon dalam beberapa hal.

Ikan kembung dikenal sebagai ikan bertulang yang lebih bersahabat dengan rasa masyarakat Indonesia, dengan rasa yang lebih mirip ikan tuna. Meski demikian, ikan ini memiliki satu kelemahan, yakni mudah rusak dan kulitnya mudah mengelupas, sehingga disarankan untuk dikonsumsi segar, dalam waktu sehari setelah ditangkap.

Menurut penelitian yang dikutip dari Food Struct, ikan kembung kaya akan lemak tak jenuh tunggal, yang dikenal sebagai lemak baik. Lemak ini berfungsi menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Selain itu, ikan kembung juga mengandung nutrisi penting lainnya, seperti omega-3, fosfor, seng, magnesium, tembaga, selenium, zat besi, serta vitamin B2 dan B12.

Salah satu yang menarik adalah kalori ikan kembung yang tercatat lebih tinggi daripada salmon. Ikan kembung mengandung 262 kalori per 100 gram, sementara salmon hanya mengandung 206 kalori per 100 gram.

Hal ini menjadikan ikan kembung sebagai pilihan yang baik untuk menambah asupan kalori tanpa meningkatkan kadar gula darah, karena ikan ini juga rendah karbohidrat dan memiliki indeks glikemik yang rendah.

Ikan kembung juga merupakan sumber asam lemak omega-3, khususnya asam eikosapentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA). Ahli jantung Astghik Grigoryan menjelaskan bahwa EPA dan DHA dapat memberikan efek positif bagi kesehatan jantung, mengurangi peradangan, menurunkan kadar trigliserida, dan mengurangi risiko aritmia serta pembekuan darah.

Kandungan gizi ikan kembung yang melimpah menjadikannya pilihan tepat untuk mendukung perkembangan anak-anak. Selain itu, ikan ini juga cocok untuk menu diet karena tingginya kadar protein dan rendah karbohidratnya. Ikan kembung dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, menjaga kesehatan otak, serta mendukung kesehatan jantung.

Bagi Anda yang sedang dalam program diet, ikan kembung dapat menjadi alternatif yang lebih ekonomis dibandingkan dengan ikan salmon. Kandungan omega-3-nya tidak hanya bermanfaat untuk jantung, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi stres.

Namun, perlu diperhatikan bahwa ikan kembung mudah rusak, sehingga sebaiknya segera dikonsumsi dalam kondisi segar. Setelah lebih dari satu hari, ikan kembung cenderung kehilangan kualitasnya, baik dari segi rasa maupun kandungan nutrisinya.

Oleh karena itu, pastikan untuk membeli ikan kembung yang masih segar dan segera mengolahnya dalam waktu yang singkat.

Editor : Adi Permana

 

 


Kolom Komentar

You must login to comment...