Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Manfaatkan Google Assistant, Polisi Bantul Bisa Hemat Biaya dan Tenaga di Sawah

Bagikan
Ilustrasi pertanian cabai.
Ilustrasi pertanian cabai.

Pangannews.id – Aipda Anto Harmoko, seorang polisi yang bertugas di Bantul, Yogyakarta, memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pekerjaannya di bidang pertanian. Dengan menggunakan Google Assistant, Anto berhasil menghemat biaya produksi dan tenaga dalam merawat tanaman di lahan seluas 300 meter persegi yang ia tanami cabai dan bawang merah.

Anto mengungkapkan bahwa penggunaan teknologi ini sangat membantu dan meringankan pekerjaan di sawah. “Setelah berhasil, cara ini ternyata sangat membantu dan meringankan pekerjaan. Kenapa? Karena dapat menghemat biaya produksi dan tenaga di sawah,” kata Anto, dilansir dari detikJogja.

Salah satu keuntungan utama dari teknologi ini adalah kemampuannya untuk mengoperasikan peralatan pertanian dari jarak jauh. "Sekarang, penyiraman di lahan saya bisa dilakukan dari jarak jauh selama terhubung jaringan internet," jelas Anto.

Inovasi ini memungkinkan petani untuk mengelola sawah tanpa harus hadir di lokasi, yang sangat menguntungkan terutama bagi mereka yang memiliki kesibukan lain, seperti Anto yang juga bertugas sebagai anggota Polri.

Anto berencana untuk mengajak Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ngudi Makmur Samiran, Parangtritis, untuk memanfaatkan teknologi ini guna meningkatkan efisiensi di sektor pertanian. "Karena perkembangan teknologi sangat pesat, saya ingin memanfaatkannya untuk meningkatkan efisiensi di bidang pertanian," katanya.

Pada 2022, Anto mulai menerapkan teknologi ini pada lahan pertaniannya di Parangtritis. Sebagai seorang polisi yang juga mengelola sawah, Anto merasa perlu untuk mencari cara agar sawah tetap terkelola dengan baik tanpa mengganggu tugas utamanya.

“Karena kesibukan saya sebagai anggota Polri tapi juga harus mengelola sawah, akhirnya berpikir bagaimana sawah tetap terkelola dengan baik tanpa mengganggu waktu tugas saya,” ujarnya pada Senin, 18 November 2024.

Inovasi Berbasis Internet of Things (IoT)

Inspirasi Anto datang setelah ia belajar melalui YouTube mengenai kemampuan Google Assistant untuk membantu berbagai aktivitas sehari-hari. "Dari situ saya dapat ide untuk mengadaptasi teknologi tersebut bagi kebutuhan pertanian," ucapnya.

Anto kemudian mengembangkan teknologi berbasis Internet of Things (IoT) yang memungkinkan penyiraman sawah secara otomatis dan efisien. Dengan menghubungkan perangkat-perangkat elektronik ke Google Assistant, penyiraman tanaman bisa dilakukan hanya dengan memberikan perintah suara.

"Jadi Google Assistant itu terhubung dengan berbagai perangkat elektronik untuk menyirami tanaman secara efisien," jelas Anto. Untuk mengoperasikan semua perangkat tersebut, ia menggunakan aplikasi Smart Life, yang dapat diunduh secara gratis di PlayStore. Namun, semua peralatan tersebut harus terhubung dengan beberapa perangkat tambahan.

Peralatan yang Diperlukan dan Biaya Inovasi

Untuk mewujudkan inovasi ini, Anto menggunakan beberapa peralatan yang cukup sederhana dan terjangkau. Di antaranya adalah smart plug, smart breaker, sprinkle air, pipa, modem internet, dan CCTV. Dengan total biaya sekitar Rp 3 juta, Anto berhasil menginstalasi Google Assistant di kebun cabai dan bawangnya.

Setelah perangkat terpasang, Anto tidak perlu lagi mengelilingi kebunnya untuk menyiram tanaman. Cukup dengan klik dan memberikan perintah suara, pompa air otomatis akan menyala, mengalirkan air melalui pipa dan sprinkle untuk menyiram tanaman dengan efisien.

Anto berharap inovasi yang ia coba bisa menginspirasi petani lainnya untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam kegiatan pertanian. Dengan adanya teknologi yang dapat membantu mengurangi biaya dan tenaga, diharapkan sektor pertanian dapat menjadi lebih efisien dan produktif.

"Saya ingin petani lainnya juga bisa memanfaatkan teknologi ini agar pertanian kita semakin maju," tambahnya.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal