Bahaya Penggunaan Plastik untuk Membungkus Lontong dan Ketupat

Pers Pangannews

Rabu, 19 Maret 2025 13:38 WIB

news
Bahaya penggunaan plastik untuk membungkus lontong dan ketupat. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Lontong dan ketupat, dua hidangan yang tak terpisahkan dari tradisi Lebaran, memiliki keunikan tersendiri dalam cara pembuatan dan penyajiannya.

Secara tradisional, kedua hidangan tersebut dibuat dengan beras yang dimasak dan dikukus dalam pembungkus alami seperti daun pisang atau daun janur kelapa.

Tidak hanya memberikan aroma khas yang menggugah selera, penggunaan bahan alami ini juga dianggap lebih aman untuk kesehatan. Namun, di tengah perkembangan zaman, semakin banyak masyarakat yang memilih membungkus lontong dan ketupat dengan plastik.

Menurut DR. dr. Tan Shot Yen, M.hum, ahli gizi masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, penggunaan plastik dalam proses pengukusan lontong dan ketupat dapat berbahaya bagi kesehatan.

Plastik yang terpapar panas, katanya, dapat melepaskan zat kimia berbahaya yang dapat masuk ke dalam makanan dan tubuh.

“Plastik yang digunakan untuk membungkus lontong atau ketupat, terutama yang terpapar panas saat proses pengukusan, dapat melepaskan zat kimia berbahaya. Zat ini bisa menyebabkan gangguan hormonal, masalah reproduksi, bahkan meningkatkan risiko kanker,” jelas dr. Tan, seperti dikutip dari Antara.

Pentingnya menjaga kualitas lontong dan ketupat juga disoroti oleh dr. Tan. Saat momen Lebaran, masyarakat sering menyimpan lontong atau ketupat untuk dikonsumsi keesokan harinya.

Agar kualitasnya tetap terjaga, dr. Tan menyarankan agar lontong atau ketupat disimpan di kulkas. Ketika ingin dihidangkan kembali, disarankan untuk mengukusnya ulang agar tetap enak dan aman dikonsumsi.

“Menyimpan lontong sebaiknya sama seperti menyimpan nasi matang. Masukkan ke dalam kulkas dan kukus ulang sebelum dimakan,” tambahnya.

Selain itu, dr. Tan juga mengingatkan agar konsumsi lontong atau ketupat tetap dilakukan secara bijak. Takaran yang dianjurkan untuk sekali makan adalah satu ketupat atau lontong, yang setara dengan satu porsi nasi, yaitu sekitar 150 gram.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...