Pangannews.id - Sebuah kabar menggembirakan datang dari Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur. Seekor bayi gajah jantan lahir pada Jumat malam, 15 Agustus 2025 pukul 22.55 WIB, hanya dua hari menjelang perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Kelahiran ini disambut sebagai hadiah istimewa untuk bangsa sekaligus momentum penting dalam upaya konservasi satwa langka.
"Anak gajah ini lahir dari indukan bernama Dita dan saat ini dalam kondisi sehat," ujar Kepala Balai TNWK, Zaidi, dalam keterangannya kepada media, Senin (18/8/2025).
Gajah jantan yang baru lahir itu merupakan bagian dari spesies gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus), yang saat ini berada dalam status kritis dan terus terancam punah.
TNWK, yang dikenal sebagai pusat konservasi dan edukasi gajah Sumatera, memainkan peran penting dalam menjaga populasi satwa ini tetap bertahan di habitat alaminya.
Zaidi menyebut bahwa kelahiran bayi gajah ini menjadi simbol harapan dan pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya pelestarian lingkungan dan satwa liar.
“Kelahiran ini menjadi kabar gembira sekaligus bukti nyata komitmen kita bersama dalam menjaga kelestarian gajah sumatera,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam upaya pelestarian. Menurutnya, keberlangsungan hidup satwa endemik seperti gajah sumatera tidak bisa hanya bergantung pada lembaga konservasi semata.
“Kami berharap bayi gajah ini dapat tumbuh sehat dan menjadi bagian penting dari populasi gajah Sumatera di masa depan,” tambah Zaidi.
Taman Nasional Way Kambas saat ini menjadi rumah bagi tiga kelompok populasi gajah, yaitu 34 ekor gajah jinak di Pusat Latihan Gajah (PLG), 28 ekor di Elephant Rescue Unit (ERU), dan sekitar 160 hingga 180 ekor gajah liar yang hidup di kawasan hutan sekitarnya.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.