Minggu, 07 September 2025 09:48 WIB
Pangannews.id - Pola konsumsi harian rupanya tak hanya berdampak pada kesehatan tubuh secara umum, tapi juga bisa memengaruhi kondisi rambut.
Hasil analisis dari 17 studi yang melibatkan lebih dari 61.000 orang menunjukkan adanya keterkaitan antara konsumsi minuman manis dan alkohol dengan meningkatnya risiko kerontokan rambut.
Penelitian ini melibatkan partisipan berusia antara 7 hingga 77 tahun, dengan mayoritas peserta adalah perempuan. Temuan tersebut dipublikasikan di situs Health, baru-baru ini.
Ahli gizi dari Cleveland Clinic, Julia Zumpano, menilai hasil itu sejalan dengan pemahaman umum tentang peran nutrisi terhadap kesehatan rambut.
“Asupan nutrisi memang punya pengaruh besar terhadap kerontokan rambut,” ujarnya.
Meski hubungan kausal belum dapat dipastikan, para peneliti menduga bahwa minuman tinggi gula dan alkohol bisa mengganggu kemampuan tubuh dalam menyerap nutrisi penting yang diperlukan untuk pertumbuhan rambut.
Faktor-faktor seperti terganggunya mikrobioma usus dan rendahnya kualitas asupan makanan pada kelompok dengan konsumsi tinggi gula dan alkohol juga dianggap turut berperan.
Salah satu nutrisi yang disebut berperan penting adalah vitamin D, yang terlibat dalam pembentukan sel-sel yang nantinya berkembang menjadi folikel rambut. Selain itu, zat besi juga berperan vital dalam membawa oksigen ke akar rambut.
“Ketika tubuh kekurangan dua nutrisi ini, maka proses pertumbuhan rambut bisa terganggu. Itulah sebabnya penting memastikan kebutuhan nutrisi terpenuhi,” jelas Zumpano.
Ia juga merekomendasikan konsumsi makanan kaya nutrisi seperti kedelai, brokoli, dan kubis yang mengandung serat, protein, vitamin A, vitamin C, dan folat. Kandungan tersebut, menurutnya, sangat mendukung kesehatan rambut secara menyeluruh.
Meskipun penelitian ini belum menunjukkan hubungan langsung sebagai penyebab kerontokan, para ahli sepakat bahwa pola makan seimbang tetap menjadi fondasi penting bagi kesehatan rambut, selain faktor hormonal, genetik, dan stres yang juga tak bisa diabaikan.
Editor : Adi Permana
Senin, 11 Mei 2026 20:36 WIB
Senin, 11 Mei 2026 20:19 WIB
Jumat, 08 Mei 2026 10:51 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...