Harga Bahan Pokok di Kota Palu Masih Tinggi Selama Ramadan

Pers Pangannews

15 jam yang lalu

news
Harga bahan pokok di Kota Palu masih tinggi selama Ramadan. (Foto : Ilustrasi/Pixabay)

Pangannews.id - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Tradisional Masomba, Kota Palu, masih terpantau tinggi selama Ramadan 1447 Hijriah. Komoditas seperti cabai rawit, ikan, dan telur mengalami kenaikan dibandingkan harga normal.

Kondisi tersebut terungkap saat Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tersebut, Selasa (3/3/2026).

Ia menyebutkan, secara umum ketersediaan bahan pokok masih mencukupi. Namun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang cukup dirasakan oleh masyarakat.

“Secara umum pasokan masih tersedia. Tetapi ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga,” ujar Imelda di sela-sela peninjauan.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, cabai rawit, ikan, dan telur menjadi komoditas yang paling menonjol mengalami kenaikan harga.

Meski begitu, pemerintah tidak menemukan adanya praktik penimbunan bahan pokok oleh pedagang. Distribusi komoditas ke pasar dinilai masih berjalan normal sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menilai kenaikan harga tersebut salah satunya dipicu meningkatnya permintaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut saat ini turut menyerap sejumlah komoditas dari pasar.

Untuk mengurangi dampak terhadap harga di pasar tradisional, pemerintah daerah berencana menyiapkan skema pasokan khusus bagi kebutuhan program tersebut.

Salah satunya melalui rencana pengoperasian Koperasi Merah Putih yang nantinya akan menyediakan bahan pangan untuk program MBG secara terpisah dari pasar.

Dengan cara tersebut, kebutuhan program pemerintah tidak lagi mengambil komoditas langsung dari pasar tradisional sehingga diharapkan tekanan terhadap harga dapat berkurang.

Selain itu, Pemkot Palu bersama sejumlah instansi terkait juga terus melakukan berbagai upaya pengendalian inflasi daerah. Langkah yang ditempuh antara lain melalui pelaksanaan pasar murah, Gerakan Pangan Murah (GPM), serta program Gade Nolumako yang memberikan subsidi pada beberapa bahan pokok.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...