4 jam yang lalu
Pangannews.id - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bone, A. Muh. Idris Rahman, menyebut berbagai kebijakan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman telah membawa perubahan besar bagi sektor pertanian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Kenaikan harga gabah dan jagung yang diikuti dukungan benih unggul serta alat dan mesin pertanian (alsintan) dinilai mampu mendongkrak pendapatan petani hingga mendorong semakin banyak masyarakat memilih bertani sebagai sumber penghasilan.
Pernyataan tersebut disampaikan Idris usai melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Pusat Kementerian Pertanian pada Senin (27/7). Dalam pertemuan itu, ia juga mengusulkan penguatan program penangkaran benih guna menjaga keberlanjutan peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Bone.
Menurut Idris, Kabupaten Bone merupakan penghasil gabah terbesar di Sulawesi Selatan sekaligus salah satu sentra produksi jagung terbesar di Indonesia Timur. Karena itu, ia berharap Kementerian Pertanian dapat mendukung pengembangan penangkaran benih di daerahnya.
"Kami memohon kepada Bapak Menteri agar Kabupaten Bone mendapat dukungan penguatan penangkaran benih. Bone merupakan penghasil gabah terbesar di Sulawesi Selatan dan termasuk sentra jagung terbesar di Indonesia Timur. Dengan ketersediaan benih unggul, kami optimistis produktivitas pertanian akan semakin meningkat," ujar Idris.
Ia mengatakan, selama menjadi anggota DPRD, baru kali ini dirinya melihat perubahan yang sangat signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat yang ditopang oleh sektor pertanian.
"Baru sekarang saya melihat peningkatan sektor pertanian yang begitu besar. Kesejahteraan masyarakat Bone meningkat luar biasa karena pertanian. Harga jagung membaik, harga gabah meningkat, sehingga pendapatan petani ikut naik," katanya.
Menurut Idris, kemajuan sektor pertanian kini membuat masyarakat dari berbagai profesi tertarik untuk mengembangkan usaha tani.
"Sekarang masyarakat berlomba-lomba bertani. Pegawai, anggota DPR, semua ikut bertani karena sudah melihat manfaatnya. Pertanian benar-benar menjadi sektor yang menjanjikan bagi masyarakat Bone," ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi berbagai bantuan yang telah disalurkan Kementerian Pertanian, mulai dari benih hingga alsintan, yang menurutnya menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Bone.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas seluruh bantuan yang diberikan kepada Kabupaten Bone. Benih, alsintan, dan berbagai dukungan lainnya telah membuat sektor pertanian kami berkembang sangat pesat," ujarnya.
Lebih jauh, Idris menilai kemajuan pertanian juga membawa dampak sosial yang positif. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memilih bekerja di sektor pertanian karena memberikan penghasilan yang menjanjikan.
"Dulu masih banyak yang menganggur. Sekarang masyarakat lebih memilih bertani jagung, bertani padi, maupun beternak karena hasilnya nyata. Pertanian telah membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat Bone," tuturnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh program Kementerian Pertanian difokuskan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produksi dan produktivitas.
"Kalau petaninya sejahtera, produksi meningkat, maka pangan kita kuat. Karena itu seluruh program Kementerian Pertanian difokuskan untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan pendapatannya menuju swasembada pangan," ujar Mentan Amran.(*/ADV)
4 jam yang lalu
8 jam yang lalu
You must login to comment...
Be the first comment...