Peternakan Skala Rumah Tangga Dinilai Mampu Perkuat Ketahanan Pangan

Pers Pangannews

18 jam yang lalu

news
Peternakan skala rumah tangga. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai mendorong pengembangan peternakan skala keluarga sebagai salah satu cara memperkuat ketahanan pangan di tengah fluktuasi harga bahan pangan.

Melalui konsep urban farming terintegrasi, masyarakat didorong memanfaatkan lahan pekarangan untuk menghasilkan sumber protein hewani secara mandiri.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kalimantan Timur Arief Murdiyatno mengatakan kebutuhan protein hewani tidak bisa hanya mengandalkan pasokan dari pasar. Keluarga juga perlu didorong menjadi produsen pangan, meski dalam skala kecil.

Menurutnya, pemeliharaan ternak di lingkungan rumah bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat jika hasil produksinya dapat dipasarkan.

"Komoditas peternakan memiliki kontribusi penting dalam memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat, menjaga ketersediaan pangan, serta mendukung pengendalian inflasi melalui peningkatan produksi dan distribusi pangan asal ternak," kata Arief.

Ia menjelaskan, semakin banyak rumah tangga yang mampu memproduksi telur, ayam, atau komoditas peternakan lainnya secara mandiri, semakin kecil pula ketergantungan masyarakat terhadap pasokan pasar.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok pangan sekaligus meredam gejolak harga.

Gagasan tersebut disampaikan Arief saat menghadiri forum penguatan ketahanan pangan keluarga melalui urban farming terintegrasi yang digelar Pemerintah Kota Samarinda.

Meski demikian, pengembangan peternakan perkotaan dinilai tidak cukup hanya mengandalkan peran pemerintah. Arief mengatakan keberhasilan program sangat bergantung pada keterlibatan pemerintah daerah, kelompok masyarakat, akademisi, hingga pelaku usaha.

"Untuk mewujudkan ekosistem peternakan perkotaan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. DPKH Kaltim terus memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan serta pemerintah kabupaten/kota," ujarnya.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...