54 menit yang lalu
Pangannews.id - Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, tengah mendorong peningkatan pengelolaan untuk mencapai standar kebun binatang bertaraf internasional. Kesejahteraan satwa dan kualitas pelayanan pengunjung menjadi bagian yang diprioritaskan.
Humas Taman Margasatwa Ragunan Wahyudi Bambang mengatakan upaya tersebut dilakukan dengan dukungan masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
"Dengan dukungan masyarakat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Taman Margasatwa Ragunan berkomitmen untuk terus berbenah dan melangkah menuju pengelolaan kebun binatang bertaraf internasional," kata Wahyudi, dikutip dari Antara.
Menurutnya, standar internasional yang dituju tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan satwa, tetapi juga mencakup pelayanan pengunjung, edukasi, penelitian, dan konservasi.
Transformasi Ragunan, kata dia, merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan kawasan tersebut tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai ruang konservasi dengan pengelolaan yang semakin baik.
Dalam upaya mendukung pengelolaan tersebut, penyesuaian tarif masuk dinilai dapat memperkuat kemandirian Taman Margasatwa Ragunan melalui optimalisasi pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
"Penyesuaian tarif juga diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pengelolaan Taman Margasatwa Ragunan melalui optimalisasi pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)," ujarnya.
Pendapatan tersebut nantinya dapat digunakan untuk mendukung sebagian kebutuhan operasional, peningkatan pelayanan, dan pengembangan fasilitas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) juga diharapkan dapat dioptimalkan secara bertahap.
Meski demikian, Ragunan menyatakan keterjangkauan tetap menjadi pertimbangan utama dalam kebijakan tarif. Penyesuaian tarif akan memperhitungkan kemampuan masyarakat, kualitas pelayanan, keberlanjutan pengelolaan, serta aturan yang berlaku.
“Harapan kami, apabila penyesuaian tarif ini dapat direalisasikan, manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh satwa maupun pengunjung. Satwa mendapatkan kesejahteraan dan kualitas perawatan yang semakin baik, sementara masyarakat memperoleh fasilitas serta pelayanan yang semakin aman, nyaman, edukatif, dan berkualitas,” kata Wahyudi.
Ia menegaskan Ragunan bukan sekadar tempat masyarakat melihat dan mengenal satwa. Kawasan tersebut juga memiliki fungsi sebagai ruang konservasi, edukasi, penelitian, dan rekreasi alam.
Sejalan dengan rencana peningkatan pengelolaan tersebut, Komisi C DPRD DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan menjadi Rp10.000.
Besaran tarif tersebut dinilai masih rasional dan terjangkau jika dibandingkan dengan sejumlah destinasi wisata lain di Jakarta, seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Editor : Adi Permana
Kamis, 27 Agustus 2026 14:04 WIB
Minggu, 19 Juli 2026 19:12 WIB
Senin, 13 Juli 2026 09:06 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...