8 jam yang lalu
Pangannews.id - Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada tiga kabupaten yang menjadi wilayah paling terdampak abu vulkanik, yakni Lampung Selatan dan Tanggamus di Provinsi Lampung serta Pandeglang di Provinsi Banten.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memantau kondisi di wilayah tersebut bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan dampak abu vulkanik di wilayah terdampak.
"Dalam hal ini termasuk Kementerian Kesehatan yang mengimbau masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan, terutama pada saluran pernapasan, mata, dan kulit," kata Berton, dalam keterangannya, Senin (7/9/2026).
Masyarakat yang masih perlu beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan perlindungan seperti masker dan kacamata. Warga juga diminta segera membersihkan diri setelah kembali dari luar rumah.
Selama wilayah masih terpapar abu vulkanik, BNPB mengimbau masyarakat lebih banyak melakukan aktivitas di dalam rumah.
Jika muncul gangguan pernapasan, masyarakat diminta segera mendapatkan pelayanan kesehatan.
Di sisi lain, Menteri Kesehatan telah menginstruksikan kesiapsiagaan puskesmas di daerah terdampak. Pemerintah juga mengantisipasi kemungkinan perlunya pengaktifan pos komando kesehatan atau Health Emergency Operation Centre (HEOC).
Aktivitas Gunung Anak Krakatau turut memengaruhi operasional penerbangan. Otoritas bandara bersama Kementerian Perhubungan dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau perkembangan serta sebaran abu vulkanik.
Editor : Adi Permana
You must login to comment...
Be the first comment...