PanganNews.id, Bali - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menggelar pameran anggrek Internasional bertajuk “Anggrek kemBali” pada 4 hingga 14 Mei 2024 di lapangan Niti Mandala, Renon.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada mengatakan, pameran itu bertujuan untuk memperkenalkan ragam tanaman anggrek di Indonesia. Pasalnya, Indonesia memiliki 700 spesies anggrek dan di Bali ada 25 jenis.
“Kami ingin mengembangkan anggrek lokal, karena anggrek lokal lama tidak kelihatan,” kata dia dikutip dari balipuspanews.com.
Ia berharap pameran tingkat Internasional itu bisa digelar setiap tahun karena pameran kali ini merupakan pameran anggrek tersebar se-Dunia.
“Mudah- mudahan kami bisa rutin setiap tahun gelar pameran seperti ini. Ini merupakan festival terbesar di dunia. Agar masyarakat puas melihat anggrek yang bagus,” imbuhnya.
Kata Sunada, anggrek lokal Bali maupun anggrek Indonesia memiliki prosfek dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi jika digarap secara serius.
Apalagi, kehadiran tiga negara Singapura, Taiwan, dan Malaysia.
Ia mengatakan nantinya akan kenalkan ragam spesies anggrek asli Indonesia maupun lokal Bali yang tidak kalah unggul dengan anggrek lainnya
"Peluangnya banyak dan respon masyarakat terhadap Festival ini sangat tinggi. Untuk negara yang bakal luar yang bakal hadir ada tiga negara,” tandas dia.
Hal senada disampaikan Ketua Harian Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Provinsi Bali, Ni Wayan Srilaba menyampaikan potensi anggrek secara nasional sangat memungkinkan, asalkan perekonomian Bali dalam kondisi baik baik saja.
Dikatakan digelarnya pameran ini untuk melestarikan dan mengangkat anggrek Bali yang dulunya hampir sebagian besar rumah penduduk ada tanaman anggrek Bali seperti Amabilis atau anggrek bulan.
Pihaknya mengajak masyarakat Bali untuk hadir ke pameran anggrek yang akan berlangsung lama ini. Dengan ragam anggrek yang cantik dan warna-warni yang bakal memanjakan mata pengunjung pecinta anggrek.
Dikatakan, minat masyarakat untuk tanaman anggrek sangat luar biasa. Meski harga yang ditawarkan relatif.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat pecinta anggrek agar membeli anggrek yang berkualitas untuk perkembangan secara berkesinambungan.
Dengan kualitas yang baik maka tumbuh kembangnya akan baik dan tahan lama.
“Kalau membeli anggrek agar yang berkualitas untuk berkelanjutan. Keunggulan anggrek dapat dinikmati ketahan bunga sangat lama. Dan berbunga kembali,” tutup dia. (egi)


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.