Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Mendagri Minta Badan Pangan Nasional Intervensi Distribusi Pangan Ke Daerah

Bagikan
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi, melaksanakan Rakor tim penanganan inflasi daerah tahun 2023 secara daring
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sukabumi, melaksanakan Rakor tim penanganan inflasi daerah tahun 2023 secara daring

PanganNews.id, Sukabumi - Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian membeberkan beberapa poin terkait dengan kenaikan harga beberapa komoditi di minggu kedua bulan Juni.

Beberapa komoditi yang mengalami kenaikan tersebut adalah daging ayam ras, telur ayam ras, bawang putih, dan jagung.

Tito Karnavian menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperhatikan agar kenaikan harga tidak terlalu tinggi dan terus-menerus naik.

"Jika kenaikan harga masih bisa ditolerir, pemerintah akan mencoba untuk mengendalikannya agar tidak memberatkan masyarakat," kata Tito Karnavian, belum lama ini.

Tito meminta Badan Pangan Nasional untuk tetap melakukan intervensi yang sama seperti minggu-minggu sebelumnya.

"Intervensi tersebut meliputi fasilitasi distribusi pangan, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan intervensi, melalui gerakan pangan murah dan penyaluran cadangan pangan pemerintah seperti beras, daging, dan telur. Tujuan dari intervensi ini adalah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan," harapnya.

Selain itu, menurut dia, Badan Pangan Nasional untuk membantu daerah-daerah yang rentan mengalami masalah pangan, termasuk dengan penambahan asupan pangan atau gizi untuk anak-anak SD di sepuluh provinsi dan 50 Kabupaten/Kota.

Daerah sentra produksi dan dinas pertanian diminta untuk mewaspadai kekeringan dan melakukan upaya percepatan tanaman serta perbaikan saluran irigasi untuk menjaga ketersediaan air.

Dalam hal mengatasi kekeringan, Mendagri juga menyebutkan bahwa pihaknya meminta bantuan dari TNI AU untuk memodifikasi cuaca agar terjadi turun hujan di daerah-daerah yang rawan kekeringan. Hal ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kekurangan produksi pangan.

Pemerintah daerah akan memonitor dan segera menstabilkan harga beberapa komoditi yang mengalami kenaikan," imbuhnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menyebutkan bahwa inflasi di kabupaten tersebut masih terkendali, namun terjadi kenaikan harga daging ayam ras dan telur ayam ras.

"Bahwa pasokan dari peternak masih cukup tersedia, hanya terdapat perbedaan harga. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk memantau dan menjaga stabilitas harga di pasaran, terutama untuk komoditi ayam ras dan telur," tutup Ade.


Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal