PanganNews.id Jakarta - Buah belimbing atau Averrhoa carambola merupakan buah tropis berwarna kuning keemasan dengan rasa dan bentuk seperti bintang yang khas. Selain rasanya yang manis, ternya buah belimbing merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.
Belimbing Dewa merupakan buah yang tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Khususnya untuk warga Depok, Jawa Barat. Buah belimbing merupakan ikon kota Depok, hal ini karena di kota Depok banyak terdapat perkebunan buah belimbing. Dan yang paling mencolok adalah belimbing dewa yang ukurannya cukup besar.
Penanaman Belimbing Dewa sendiri memiliki aturan. Yang pertama saat menanam Belimbing kita harus memilih tanah yang sesuai kadar keasaman untuk pohon belimbing. Setelah itu benih yang dipilh harus bermutu.
Belimbing yang sudah sepuluh hari atau sebesar ibu jari akan di bungkus dengan plastik khusus sampai sekitar usia empat bulan dan setelah empat bulan belimbing siap panen. Untuk panen sendiri tergantung umur dari pohon. Kalau dibawah 5 tahun sekitar 5-10 kg buah yang dipanen. Jika sudah diatas 5 tahun keatas dapat dipanen hingga sampai 50 kg. Belimbing yang siap panen akan berwarna kuning dan memiliki ukuran yang besar.
Belimbing Dewa berbeda dengan belimbing pada umumnya. Belimbing Dewa memiliki berat sebesar 150 gram sampai 350 gram. Selain itu rasanya juga lebih manis dan juga tidak mudah bonyok. Belimbing Dewa memiliki serat yang lebih sedikit dari Belimbing pada umumnya. Warna pada buahnya pun berbeda karena memiliki warna yang mencolok, yaitu kuning-jingga keemasan, kemudian rasanya manis dengan ukuran yang lebih besar, serta tidak mudah busuk.
Selain memiliki keunikan, Belimbing Dewa juga dapat dibuat aneka ragam olahan makanan dan minuman yang berbahan dasar belimbing yang dapat diolah, seperti dodol, selai, sirup, jus, dan keripik. (*/adv)
Kontributor : Ircham Riyadi


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.