Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Kurangi Impor Bawang Putih, IPB Jalin Kerja Sama dengan Asosiasi Eksportir

Bagikan
Perjanjian kerja sama antara IPB dan Asosiasi Eksportir.
Perjanjian kerja sama antara IPB dan Asosiasi Eksportir.

PanganNews.id, Bogor - Fakultas Pertanian IPB University dan Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia (Aseibssindo) menjalin kerja sama yang bertujuan untuk meningkatkan produksi bawang putih nasional.

Sebab, sebagian besar ketersediaan bawang putih di Indonesia masih bergantung pada impor, dan karena produksi bawang putih dalam negeri yang rendah.

Dosen Departemen Agronomi dan Hortikultura di Fakultas Pertanian IPB University Dr. Syarifah Iis Aisyah mengatakan bahwa volume impor bawang putih terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2018, sekitar 94 persen dari kebutuhan bawang putih nasional dipenuhi melalui impor.

"Meningkatnya volume impor ini memberikan peluang bagi petani untuk meningkatkan produksi bawang putih dalam negeri dengan kualitas yang sesuai dengan permintaan pasar, baik di dalam maupun di luar negeri," katanya.

Kendala utama dalam produksi bawang putih nasional adalah ketersediaan benih unggul bermutu yang masih terbatas.

Dr. Syarifah Iis Aisyah memaparkan, kualitas benih yang baik sangat penting untuk meningkatkan produktivitas tanaman bawang putih. Infeksi virus pada benih bawang putih dapat berpengaruh negatif terhadap produktivitasnya, sehingga ketersediaan benih yang bebas dari patogen virus menjadi hal yang penting.

Pengembangan teknologi kultur jaringan dalam penyediaan benih bawang putih yang bermutu dan bebas patogen diharapkan dapat memenuhi kebutuhan benih secara kuantitas dan kontinuitas.

"Selain itu, penemuan varietas-varietas baru dengan keunggulan agronomis juga dapat mendukung pengembangan industri benih bawang putih," papar Dr. Iis sapaan akrabnya.

Dr. Iis juga menekankan pentingnya pengembangan teknologi budi daya tanaman bawang putih melalui penyusunan pedoman Good Agricultural Practices (GAP). Pedoman ini akan menjadi acuan bagi para petani dalam meningkatkan produksi bawang putih dengan cara yang baik dan berkelanjutan.

Kerja sama antara perguruan tinggi, seperti IPB University, dan industri sangat penting dalam mendorong inovasi teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Melalui perjanjian kerja sama antara Fakultas Pertanian IPB University dan Aseibssindo, dosen-dosen dari berbagai departemen terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengembangan untuk meningkatkan produksi bawang putih nasional.

"Perjanjian kerja sama ini berlangsung selama lima tahun dan melibatkan Departemen Agronomi dan Hortikultura, Departemen Proteksi Tanaman, serta Departemen Ilmu Tanah dan Sumber Daya Lahan di Fakultas Pertanian IPB University," pungkas dia.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal