Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Diterpa Cuaca Panas Menyengat, Ini Cerita Petani Vietnam Bercocok Tanam di Malam Hari

Bagikan
Para petani Vietnam sedang menanam padi di malam hari (cnnindonesia.com)
Para petani Vietnam sedang menanam padi di malam hari (cnnindonesia.com)

PanganNews.id, Vietnam - Sejumlah petani di Vietnam memilih bercocok tanam di malam hari karena peningkatan suhu yang meningkat signifikan di kawasan Asia Selatan dan Asia Tenggara sepanjang tahun ini.

Dilansir dari South China Morning Post, Selasa, 11 Juli 2023, para petani memilih menanam padi di malam hari. Penanaman padi itu sudah mereka lakukan sejak dua pekan ke belakang. 

Petani Vietnam, Tran Thi Lan misalnya. Ia terpaksa pergi ke sawah di pinggiran Hanoi pada pukul 03.00 waktu setempat. Mereka memilih waktu tersebut karena tidak kuat terhadap panasnya cuaca di wilayah mereka. 

"Sangat sulit menanam padi ketika matahari menyentuh punggung saya dan air hangat di ladang yang memercik ke wajah saya,” kata Tran. 

Sebelum awal Juli, dirinya sempat menanam padi di siang dan pagi hari, namun karena cuaca yang tidak mendukung. Ia terpaksa melakukan penanaman di waktu yang tak biasa itu. Badan cuaca Vietnam memprediksi cuaca harian di wilayah Utara akan melebih 37 derajat Celcius.

Tran menyebut, ada sejumlah kendala saat ia menanam padi di malam hari. Ia kesulitan melihat karena kurangnya pencahayaan. 

“Tanpa cahaya yang cukup, penanaman mungkin saja tidak lurus,” sambung Tran. 

Selain Lan, petani Vietnam lain, Nguyen Hung Phuong, juga memutuskan untuk mulai menanam padi mulai pukul 4 sore hingga pukul 9 malam. Ia akan mengulangi kegiatan itu pada pukul 3 malam hingga pukul 9 pagi waktu Vietnam.

“Dengan suhu yang sangat tinggi, saya merasa tidak nyaman dan melelahkan untuk bekerja di siang hari. Meski pada waktu siang, saya bisa menanam dengan lebih jelas,” jelasnya sebagaimana dilansir Channel News Asia.

Model penanaman padi pada malam hari, sejatinya, telah dilakukan oleh petani Vietnam dalam beberapa tahun ke belakang.

Nguyen Thi Hanh misalnya, telah melakukan penanaman pada malam hari sejak lama. Hanh mengatakan, orang tuanya mulai menanam padi pada malam hari karena cuacanya tidak sepanas di siang hari.

Hanh menambahkan, penanaman pada malam hari baik untuk tanaman padi karena varietas itu peka terhadap suhu ekstrem.

“Sebenarnya, jauh lebih baik karena airnya lebih dingin dan lebih cocok untuk tanaman muda,” kata Hanh.

Untuk ongkos tanam, Lan dan Phuong biasanya mendapatkan honor senilai 40 dolar Amerika Serikat per hari. Angka ini jauh lebih tinggi ketimbang buruh tani di pedesaan yang hanya mendapatkan 250 dolar AS dalam satu bulan.

Tetapi, Lan mengakui bahwa menjadi buruh tani merupakan pekerjaan yang sangat sulit sehingga tidak banyak anak muda yang mau melakukannya.

Menanam di tempat gelap membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan siang hari,” jelas Lan.

“Tetapi, kita hanya perlu melanjutkannya. Anak-anak muda berhenti (untuk menjadi buruh tani) dan mencari pekerjaan yang tidak terlalu sulit,” tutup dia. 

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal