Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Ini Pentingnya Teknologi USG Pohon dalam Kesehatan Lingkungan

Bagikan
Arief Noor Rachmadiyanto, Peneliti Ahli Muda di Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya, dan Kehutanan, Badan Riset dan Inovasi (Dok: Pribadi)
Arief Noor Rachmadiyanto, Peneliti Ahli Muda di Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya, dan Kehutanan, Badan Riset dan Inovasi (Dok: Pribadi)

PanganNews.id, Bogor - Pohon dianggap sebagai ciptaan Tuhan yang sangat bermanfaat bagi manusia, menyediakan oksigen dan memberikan keindahan alam.

Namun, di tengah maraknya kegiatan wisata alam dan polusi di kota-kota besar, pertanyaan muncul: Apakah jumlah pohon di perkotaan cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen warganya?

Menurut Arief Noor Rachmadiyanto, Peneliti Ahli Muda di Pusat Riset Konservasi Tumbuhan, Kebun Raya, dan Kehutanan, Badan Riset dan Inovasi, Pohon bukan hanya penyedia oksigen, tetapi juga berfungsi sebagai peneduh dan menambah estetika perkotaan.

Namun, menurut pria yang akrab disapa Arief ini, dirinya menyoroti bahwa keberadaan pohon di perkotaan semakin sulit dijumpai, dengan banyak pohon yang kurang terawat.

Dalam konteks ini, pertanyaan muncul mengenai kesehatan pohon di perkotaan. Arief menjelaskan bahwa seperti manusia, pohon juga membutuhkan perawatan dan pemantauan rutin.

"Pohon butuh makan dan minum, dan perlu diperiksa secara rutin apakah dia sehat atau sakit," jelas dia.

Lanjut Arief, pentingnya menjadi "dokter pohon" dengan menggunakan teknologi akustik tomografi, yang sering disebut sebagai USG pohon.

"Dua jenis teknologi utama dalam akustik tomografi adalah Sonic Tomography (SoT) dan Electric Resistance Tomography (ERT). SoT mendeteksi kepadatan kayu, sementara ERT mendeteksi kandungan air di dalamnya," tambahnya.

Pentingnya USG pohon terletak pada kemampuannya mendeteksi kondisi pohon secara non-destruktif.

"Teknologi ini akan mengukur kecepatan gelombang suara yang masuk pada kayu pohon dan memberikan gambaran tingkat pelapukan. Dengan teknologi ini, kita dapat mengetahui apakah pohon dalam keadaan sehat atau sakit," tuturnya.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah melibatkan diri dalam analisis kesehatan pohon dengan menggunakan teknologi ini. Mereka telah menyebarkan Picus 3 Sonic Tomograph dan Arborsonic 3D di beberapa kebun raya di Indonesia.

Reporter: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal