Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

200 Hari Agresi Militer, Setengah Warga Gaza Alami Kelaparan Ekstrem 

Bagikan
Warga Gaza saat membawa sebuah bantuan (PIC)
Warga Gaza saat membawa sebuah bantuan (PIC)

PanganNews.id, Gaza -  Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, bahwa 200 hari perang Israel di Gaza membuat setengah penduduk Jalur Gaza menderita kelaparan.

PBB mengatakan bahwa mereka memberikan bantuan pangan yang diperlukan kepada lebih dari satu juta orang setiap bulan (di Jalur Gaza), dan berupaya mengoperasikan sistem pangan yang sudah tidak berfungsi lagi.

“Setelah 200 hari (perang Israel), setengah penduduk Gaza menderita kelaparan,” kata PBB dalam keterangannya.

Pendudukan Israel membatasi masuknya bantuan ke Gaza, yang menyebabkan kelangkaan makanan, obat-obatan, dan pasokan bahan bakar serta menyebabkan kelaparan yang merenggut nyawa anak-anak dan orang tua di Jalur Gaza, yang dihuni oleh sekitar 2,3 juta warga Palestina, termasuk sekitar dua juta orang yang mengungsi akibat perang.

“Jumlah bantuan ini hanya setetes dari kebutuhan, dan ada kebutuhan mendesak untuk gencatan senjata di Jalur Gaza,” papar mereka. 

Menurut data Palestina dan PBB, sejak 7 Oktober 2023, Pendudukan Israel telah melancarkan perang dahsyat di Gaza yang telah menyebabkan lebih dari 110,000 orang syahid dan terluka, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dan perempuan, selain kehancuran besar-besaran dan kelaparan yang telah merenggut nyawa anak-anak, balita, dan lansia. (T/R12)

Penulis: Egi Abdul Mugni 
Editor: R Muttaqien 

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal