Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Pemkab Buol Salurkan Makanan Tambahan untuk Tekan Stunting

Bagikan
Pemkab Buol salurkan makanan tambahan untuk tekan stunting. (Foto : ilustrasi)
Pemkab Buol salurkan makanan tambahan untuk tekan stunting. (Foto : ilustrasi)

Pangannews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah, melalui Dinas Kesehatan setempat, terus berupaya menangani masalah stunting dengan memberikan makanan tambahan untuk bayi, balita, dan ibu hamil.

Program ini telah dilaksanakan selama dua tahun dan bertujuan untuk menurunkan prevalensi stunting yang masih menjadi masalah kesehatan di daerah tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol, dr. Arianto, menjelaskan bahwa pemberian makanan tambahan ini berupa susu formula yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi balita dan ibu hamil.

"Pemberian makanan tambahan lokal ini disesuaikan berdasarkan kebutuhan gizi masing-masing balita dan ibu hamil," ujar Arianto.

Anggaran untuk program ini berasal dari Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang disalurkan melalui 14 puskesmas di Kabupaten Buol. Dinkes Buol telah mengalokasikan dana dari Kementerian Kesehatan untuk memastikan distribusi makanan tambahan ini dapat menjangkau seluruh sasaran yang membutuhkan.

"Program ini sudah berjalan selama dua tahun dan memberikan dampak positif dalam upaya penanggulangan stunting di Kabupaten Buol," lanjut Arianto.

Dengan adanya program ini, diharapkan prevalensi stunting di Kabupaten Buol bisa terus menurun seiring berjalannya waktu.

Namun, meski sudah ada kemajuan, Arianto mengungkapkan bahwa prevalensi stunting di Kabupaten Buol masih menunjukkan angka yang tinggi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, prevalensi stunting pada tahun 2022 mencapai 32,7 persen, yang naik sebesar 4,1 persen dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya, 28,6 persen pada 2021.

Meskipun demikian, Arianto tetap optimistis bahwa dengan keberlanjutan program pemberian makanan tambahan, prevalensi stunting di daerah itu dapat terus ditekan.

"Alhamdulillah, program ini telah dilaksanakan dengan baik dan kami berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat, khususnya dalam penurunan angka stunting," tuturnya.

Editor : Adi Permana

 

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal