Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Dosen IPB Edukasi Warga Mulyaharja soal Merek dan Produk Inovatif

Bagikan
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, Minggu (25/10).
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, Minggu (25/10).

Pangannews.id - Tim dosen Program Studi Manajemen Agribisnis, Sekolah Vokasi IPB University, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Terpusat dan Terpadu di Kelurahan Mulyaharja, Kota Bogor, Minggu (25/10).

Kegiatan ini mengusung tema “Pentingnya Merek dan Preferensi Konsumen dalam Pengembangan Produk Inovasi sebagai upaya  Membangun Ketahanan Pangan Keluarga di RW 01, Kelurahan Mulyaharja.”

Acara yang dipusatkan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Ciharashas ini diisi dengan pelatihan mengenai manfaat dan fungsi merek produk agar bisa dikenal oleh masyarakat luas, mulai dari memperkenalkan produknya di media sosial masing-masing.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai merek, tetapi juga diajak untuk mulai memikirkan merek apa untuk produk inovasi keripik cabai nya.

Perwakilan dosen menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya secara berkesinambungan agar dapat berdampak nyata terutama dalam meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga.

“Dengan mengerti tentang pentingnya suatu merek produk akan dikenal oleh masyarakat luas, sehingga masyarakat diharapkan lebih mengerti dan mendapatkan manfaat untuk mengembangkan usaha yang sudah dirintis dari kegiatan pengabdian ini,” ujarnya.

Instruktur kemudian memberikan penjelasan pentingnya suatu produk memeiliki merek. Memperkenalkan merek produk bisa dimulai dari masing-masing media sosial yang dimiliki oleh peserta pelatihan. 

Cara dengan memposting kegiatan kesehariannya terkait dengan proses produksi produk.  Dianjurkan dilakukan rutin dan bergantian agar masyarakat luas tahu, bahwa di Kelurahan Mulyaharja memiliki produk keripik cabai yang tidak ada di tempat lain.

Selain materi di atas, masyarakat diajak untuk memahami bahwa minat atau kesukaan konsumen juga sangat berpengaruh pada pengembangan suatu produk.  Suasana pelatihan berlangsung penuh antusiasme.

Para ibu dilingkungan RW 01 tampak bersemangat mendapatkan pencerahan mengenai materi yang disampaikan, dengan pendampingan langsung dari instruktur dan mahasiswa. Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat masyarakat dalam belajar sekaligus berkontribusi menjaga ketahanan pangan keluarga.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan semangat sosioentrepreneur kepada warga melalui berbagai materi yang disampaikan.

Harapannya, kegiatan ini akan terus berlanjut menjadi sebuah role model bagi masyarakat di Kelurahan Mulyaharja, yang dimulai dari warga RW 01 khususnya, dan dapat diduplikasi ke RW lain dalam wilayah Kelurahan Mulyaharja.(*/ADV)

 

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal