Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Bulog Cianjur Serap 52.777 Ton Gabah, Lampaui Target 58 Persen

Bagikan
Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur, Jawa Barat, telah menyerap gabah petani setara 52.777 ton beras sepanjang 2026.
Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur, Jawa Barat, telah menyerap gabah petani setara 52.777 ton beras sepanjang 2026.

Pangannews.id - Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur, Jawa Barat, telah menyerap gabah petani setara 52.777 ton beras sepanjang 2026. Capaian tersebut melampaui target tahunan sebesar 33.202 ton, dengan realisasi mencapai 158 persen.

Meski target telah terlampaui, Bulog memastikan pengadaan gabah dari petani tetap berlangsung hingga akhir tahun. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kepastian pasar bagi petani sekaligus menjamin ketersediaan stok pangan di wilayah kerja Bulog Cianjur.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur M Azwar Fuad mengatakan, penyerapan akan terus dilakukan hingga Desember 2026 dengan harga pembelian Rp6.500 per kilogram.

"Sepanjang tahun 2026 kami sudah mencapai target yang ditentukan bahkan lebih dari target sekitar 58 persen bahkan diperkirakan bertambah lagi hingga penyerapan di akhir tahun," kata Azwar di Cianjur, Senin.

Wilayah pengadaan Bulog Cianjur mencakup Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Sukabumi. Untuk menjaga kelancaran penyerapan, Bulog memperkuat kerja sama dengan petani, kelompok tani, penggilingan padi, serta pemangku kepentingan lainnya.

Azwar mengatakan, penyerapan hasil panen tidak hanya bertujuan memenuhi target pengadaan, tetapi juga membantu petani memperoleh harga yang layak. Dengan adanya penyerapan oleh Bulog, petani diharapkan memiliki kepastian pasar dan tidak dirugikan oleh permainan harga oleh oknum di lapangan.

"Kami akan terus menyerap gabah hasil panen petani agar mereka tidak lagi menjadi korban permainan harga oknum di lapangan, sehingga daya serap terus meningkat sejak awal tahun di tiga wilayah Cianjur, kota/kabupaten Sukabumi," ujarnya.

Bulog juga berkomitmen melanjutkan penyerapan pada musim panen pertama tahun depan. Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga keberlanjutan pengadaan gabah sekaligus memastikan pasokan beras di tiga wilayah tersebut tetap tersedia.

"Bulog siap melakukan penyerapan dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga petani tidak perlu lagi menjadi korban permainan oknum di lapangan," kata Azwar.

Editor : Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal