Pangannews.id – Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram, Sri Wahyunida, menegaskan pasokan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayahnya berada dalam kondisi aman hingga tutup tahun 2025.
Ia memastikan suplai LPG masih mencukupi dan sudah dikonfirmasi kembali kepada pihak Pertamina maupun agen terkait.
“Kalau untuk ketersediaan stok LPG insyallah aman sampai akhir tahun. Kami juga sudah koordinasi dengan pihak Pertamina dengan beberapa agen juga,” katanya.
Untuk memperkuat pengawasan, Disdag akan memanggil para agen dan pemilik pangkalan pada pekan kedua Desember. Pertemuan itu ditujukan untuk memantau distribusi di lapangan, sekaligus mencegah terulangnya kelangkaan seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Ia menegaskan bahwa mekanisme ekstra dropping juga sudah disiapkan jika ditemukan kekosongan stok.
“Ini kami antisipasi, makanya kami koordinasikan (dengan agen dan pangkalan). Kami juga sudah koordinasi dengan pihak Pertamina terkait ekstra dropping seandainya terjadi kekosongan atau kelangkaan,” ujarnya.
Menurutnya, konsumsi LPG pada akhir tahun tidak setinggi permintaan saat Maulid Nabi Muhammad SAW dan Idulfitri yang biasanya melonjak tajam. Meski demikian, pengawasan distribusi tetap diperketat agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Saya rasa untuk akhir tahun, (kita harus) tetap antisipasi. Walaupun kondisi tidak terlalu (meningkat) dibandingkan kondisi Maulid dan Lebaran, (itu baru) yang perlu kita antisipasi. Mudah-mudahan ketersediaan LPG kita sampai akhir tahun itu mencukupi,” harapnya.
Data Disdag menunjukkan jatah LPG Mataram sepanjang 2025 mencapai 18.054 metrik ton (MT). Hingga November, sebanyak 17.360 MT telah tersalurkan. Sementara alokasi reguler untuk Desember sebesar 1.597,2 MT, yang diyakini cukup mengamankan kebutuhan masyarakat hingga pergantian tahun.
Editor : Adi Permana


Komentar Pembaca
Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.
Masuk untuk ikut berdiskusi.
MasukBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.