4 jam yang lalu
Pangannews.id - Tumpukan lemak di perut dan paha pasti sangat menjengkelkan dan ingin rasanya dihilangkan saja. Namun, saat diminta untuk melakukan diet, mereka pasti ogah karena diet biasanya tidak menyenangkan dan membuat lemas. Pada banyak kasus, mereka yang sedang menjalankan diet juga kerap kehilangan fokus dan jadi cranky.
Namun, diet nyatanya tidak harus menyiksa. Kini sudah cukup populer metode diet yang menyenangkan yakni diet DEBM yang kepanjangan dari Diet Enak Bahagia Menyenangkan.
Diet ini mengklaim mampu menurunkan berat badan hingga 2 kilogram hanya dalam seminggu. Menariknya lagi, mereka yang menjalani diet ini masih tetap bisa makan enak tanpa harus banyak olahraga atau minum suplemen khusus diet.
Sama dengan diet rendah kalori pada umumnya, diet DEBM mewajibkan kamu untuk membatasi asupan karbohidrat dan fokus pada makanan tinggi protein dan lemak. Inilah sebabnya disebut dengan diet enak bahagia menyenangkan, karena kamu diberi keleluasaan untuk makan makanan favorit yang tinggi asupan lemak dan protein sebanyak yang kamu mau. Namun, tentu saja harus menghindari segala bentuk makanan tinggi karbohidrat, ya!
Karena pada dasarnya merupakan diet rendah kalori, maka salah satu pantangan terbesar diet ini adalah gula, baik itu gula murni maupun gula dalam bentuk lain semisal madu, kecap, atau yang terkandung dalam buah dan sayur. Pasalnya, gula bisa meningkatkan jumlah insulin dalam tubuh yang kemudian berkontribusi dalam peningkatan jumlah produksi lemak tubuh.
Salah satu hal wajib dalam diet DEBM adalah sarapan. Namun, kamu juga harus memperhatikan menu sarapan, karena harus mengandung protein dan lemak tinggi, serta tanpa karbohidrat. Sarapan penting untuk dilakukan, karena ini bisa membantu kamu merasa kenyang lebih lama. Jika tidak sarapan, kamu akan jadi mudah lapar dan akhirnya malah makan tanpa terkendali sehingga diet pun gagal.
Secara umum, ada beberapa pantangan makanan untuk diet DEBM, antara lain:
Sementara itu, beberapa jenis makanan yang dianjurkan saat menjalani diet DEBM adalah:
Penulis : Javier
Editor : Adi Permana
Sabtu, 28 Maret 2026 20:16 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...