Budidaya Lele Jadi Bekal Baru Warga Binaan Rutan Pekalongan

Pers Pangannews

9 jam yang lalu

news
Penebaran 2.000 benih lele di kolam budidaya ikan yang berada di area brandang Rutan Pekalongan, Kamis (7/5/2026). (Foto : Pemkot Pekalongan)

Pangannews.id - Budidaya lele mulai dikembangkan di Rumah Tahanan Negara Kelas IIA Pekalongan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Sebanyak 2.000 benih lele ditebar di kolam budidaya yang berada di area brandang rutan, Kamis (7/5/2026).

Program tersebut melibatkan langsung warga binaan, mulai dari penebaran benih hingga proses perawatan ikan. Mereka mendapat pendampingan dari petugas rutan untuk mempelajari tahapan budidaya perikanan secara praktis.

Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan Nanang Adi Susanto mengatakan budidaya lele dipilih karena relatif mudah dikembangkan dan memiliki nilai manfaat jangka panjang bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya dilibatkan dalam aktivitas produktif, tetapi juga diberikan pembelajaran praktis mengenai tata cara budidaya perikanan, mulai dari penebaran benih, perawatan, pemberian pakan hingga proses pemanenan nantinya. Program ini diharapkan mampu menjadi bekal keterampilan yang bermanfaat ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat,” kata Nanang, dikutip dari laman resmi Pemkot Pekalongan.

Menurutnya, budidaya lele menjadi salah satu program baru yang dikembangkan untuk mendukung pembinaan berbasis keterampilan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan rutan.

Selain menjadi sarana pelatihan kerja, hasil panen lele nantinya juga akan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan bahan makanan bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan keterampilan produktif kepada warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Rutan Pekalongan. Harapannya, warga binaan memiliki pengalaman dan kemampuan yang nantinya bisa dimanfaatkan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.

Nanang menyebut saat ini sebagian kebutuhan dapur di Rutan Pekalongan mulai terbantu dari program ketahanan pangan yang dijalankan di dalam rutan. Kontribusinya memang belum besar, namun perlahan mulai mengurangi ketergantungan pasokan dari luar.

Ia mengatakan sekitar lima persen kebutuhan dapur yang dikelola vendor saat ini sudah disuplai dari hasil program ketahanan pangan internal. Budidaya lele diharapkan bisa menambah kontribusi tersebut dalam beberapa waktu ke depan.

Program budidaya dinilai memberi dampak lain bagi warga binaan. Kegiatan perawatan kolam dan pemeliharaan ikan disebut membantu membangun kedisiplinan serta tanggung jawab selama menjalani masa pembinaan.

“Selain mendukung kebutuhan pangan, program budidaya lele juga dinilai mampu membangun kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat kerja sama di kalangan warga binaan. Keterlibatan langsung dalam proses budidaya menjadi bagian penting dari pendekatan pembinaan yang humanis dan produktif,” kata Nanang.

Rutan Pekalongan berencana terus mengembangkan program pembinaan berbasis keterampilan produktif agar warga binaan memiliki kemampuan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...