Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Raup Cuan Jadi Peternak Puyuh di Usia Muda, Ini Caranya

Bagikan
Pemuda di Bogor, Farhan, raup cuan dengan jadi peternak puyuh. (Dok pribadi)
Pemuda di Bogor, Farhan, raup cuan dengan jadi peternak puyuh. (Dok pribadi)

Pangannews.id - Usia muda tidak menghalangi dalam mewujudkan mimpi dan mendatangkan cuan. Cerita inspirasi datang dari Farhan Muhammad, pemuda asal Kota Bogor yang kini sukses menghasilkan cuan hingga jutaan rupiah dengan menjadi peternak puyuh milenial.

Farhan Muhammad kini menjadi pemilik Amana Farm, Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Farhan Muhammad mulai menjadi peternak sejak September 2022 namun pria berusia 26 tahun itu sudah bisa menghasilkan jutaan hingga puluhan juta rupiah.

Farhan menceritakan dirinya bisa menjadi peternak puyuh. Sebelum jadi peternak milenial, ia bekerja di toko ponsel.

Kemudian, Farhan Muhammad lebih memilih resign dan memilih jadi peternak puyuh karena melihat potensi besarnya.

Ia melihat potensi besar menjadi peternak puyuh. Sebab, puyuh secara total di Indonesia hanya sekitar 7 juta ekor.

Dengan adanya permintaan pasar yang tinggi, membuat dirinya tertarik untuk beternak burung puyuh

"Saya lihat juga ruang lingkup di Kota Bogor. Ternyata ruang lingkup di Kota Bogor ini masih kurang ‘pemain’-nya. Saya melihat peluang disitu, awalnya coba 1.000 ekor," katanya, belum lama ini.

Modal awal yang dikeluarkan untuk usaha burung puyuh ini tidak seberapa, hanya Rp10 juta.

Kini, Farhan telah memiliki sekitar 9 kandang dengan 6 tingkat yang masing-masing mampu menampung sebanyak 180 ekor puyuh.

"Perawatannya, yang penting makan, kalau makan itu tidak boleh kosong. Sebab kalau makanannya kosong, puyuh tidak bertelur. Antisipasinya, makan dua jam sekali kemudian ada suplemen yang bisa diminum sama puyuhnya," katanya.

Reporter : Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal