Begini Caranya Agar Panen Brokoli Melimpah

Jurnalis Pangannews

Sabtu, 15 April 2023 12:30 WIB

news
Ilustrasi cara menanam brokoli agar panen melimpah. (pixabay)

PanganNews.id, Jakarta - Salah satu sayuran hijau padat nutrisi yang banyak disukai masyarakat adalah brokoli. Sayuran ini berbentuk seperti bunga, namun memiliki tekstur padat berwarna hijau.

Brokoli bisa tumbuh subur di daerah dengan suhu rendah sekitar 1.000-2.000 meter di atas permukaan laut (dpl). Waktu yang tepat untuk menanam brokoli adalah pada permulaan musim hujan atau pada akhir musim kemarau. 

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, berikut trik menanam brokoli agar hasilnya banyak.

Persiapan benih

Benih dipilih dari varietas terbaik agar pertumbuhannya maksimal. Benih kemudian direndam dalam air hangat atau larutan Previcur N 1 cc/l selama satu jam.

Sembari menunggu benih direndam, buat media semai dari campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos (perbandingan 1:1). Setelah itu, sebenarnya benih di atas media semai, lalu tutup dengan dengan media semai tipis-tipis.

Persemaian brokoli juga ditutup dengan daun pisang selama 2 hingga 3 hari. Bedengan semai bisa diberi naungan dari plastik transparan untuk mencegah serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).

Setelah persemaian berumur 7 hingga 8 hari, bibit bisa dipindahkan ke polybag dengan media semai yang sama. Lakukan penyiraman secara rutin dan pindahkan bibit setelah tanaman berumur 3 hingga 4 minggu.

Persiapan lahan

Lahan yang akan digunakan untuk menanam brokoli sebaiknya bukan lahan bekas tanaman kubis-kubisan. Lahan perlu digemburkan terlebih dahulu.

Setelah itu, buat lubang tanam dengan jarak 70 cm antar barisan dan 50 cm dalam barisan atau 60 x 40 cm. Apabila lahan yang digunakan terlalu masam, lakukan pengapuran 3 hingga 4 minggu sebelum penanaman.

Cara menanam brokoli

Setelah lahan dan bibit siap, langkah selanjutnya yaitu penanaman dengan cara meletakkan bibit pada lubang tanam. Lalu, tutup kembali lubang tanam dengan tanah sembari dipadatkan.

Penyiraman

Lakukan penyiraman secara rutin terutama di awal pertumbuhan dan musim kemarau. Penyiraman akan membuat pertumbuhan maksimal.

Jenis pupuk yang digunakan yaitu pupuk organik dan pupuk buatan. Pupuk organik bisa berupa pupuk kandang atau kompos.

Sedangkan pupuk buatan yang dapat diberikan pada saat budidaya brokoli yaitu pupuk Urea, ZA, SP-26, dan KCl. Dosis pupuk bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan umur tanaman.

Kegiatan penyiangan bertujuan untuk membuang gulma yang tumbuh di sekitar tanaman brokoli. Sedangkan pembubunan berguna untuk menutup akar yang muncul ke permukaan tanah sekaligus memperbaiki bedengan yang longsor.

Pengendalian OPT

Jika terdapat serangan hama dan penyakit tanaman, maka lakukan pengendalian dengan cara mekanis, fisik, biologi, maupun kimiawi. Pengendalian kimiawi hanya dilakukan saat serangan OPT sudah masif dan berisiko menyebabkan gagal panen.

Panen

Saat bunga brokoli sudah padat, maka bunga brokoli sudah bisa dipanen. Caranya dengan memotong pangkal batang dan menyisakan 6 hingga 7 helai daun. Waktu panen yang tepat yaitu di pagi hari atau sore hari.

Penulis: Luki
Editor: R Muttaqien


Kolom Komentar

You must login to comment...