Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Peternak Milenial Ciamis Bagikan Cara Sukses Ternak Ayam Sentul

Bagikan
Qonny Ilma Nafianti (27) peneternak ayam sentul asal desa, Sukasari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis (Channel YouTube Naik Kelas)
Qonny Ilma Nafianti (27) peneternak ayam sentul asal desa, Sukasari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis (Channel YouTube Naik Kelas)

PanganNews.id, Ciamis - Desa-desa di Indonesia semakin menunjukkan potensi yang luar biasa dalam dunia usaha.

Salah satu perempuan muda yang berhasil merintis usaha di desa, Sukasari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, adalah Qonny Ilma Nafianti.

Meskipun usianya baru 27 tahun, Qonny telah mencapai kesuksesan yang mengesankan dengan menggeluti usaha ternak ayam Sentul.

Diketahui, Qonny memulai usahanya ini setelah bekerja dan memiliki tabungan sekitar Rp1 juta. Namun, siapa yang bisa menduga bahwa usaha kecil ini akan berkembang pesat dengan omset mencapai Rp40 juta sebulan.

Pada kanal YouTube 'Naik Kelas'. Qonny membagikan kisah inspiratifnya tentang bagaimana ia menjadi seorang peternak ayam Sentul.

Setelah lulus dari SMA, awalnya Qonny tidak bermaksud untuk menjadi peternak, tetapi fokus pada pekerjaan.

"Awal mulanya saya tidak beternak ayam langsung, tapi memang dari tahun 2015 lulus sekolah sebenernya tujuan saya itu bukan beternak. Tapi bekerja," kata Qonny.

Sebagai seorang remaja, Qonny berusaha keras untuk mendapatkan pekerjaan dan gaji.

Awalnya, ia bermimpi untuk bekerja di luar negeri, namun terkendala oleh restu dari sang ayah yang belum juga diberikan.

Tidak menyerah, Qonny kemudian bekerja di kota tempat tinggalnya dan mulai menabung secara perlahan. Akhirnya, ia mulai mempertimbangkan untuk memanfaatkan potensi di desa kelahirannya setelah melihat sang ayah beternak ayam.

“Lihat Abah (ayah) ternak ayam, sepertinya ini potensi besar. Pikir saya. dan ternyata secara tidak langsung saya ikut terjun,” kenang Qonny.

Ia memulai dengan merawat beberapa ekor ayam, kemudian meningkat menjadi 100 ekor, semua dengan uang tabungan hasil kerjanya.

Qonny juga harus menghadapi tantangan sosial, seperti diremehkan dan dicemooh oleh beberapa tetangganya. Namun, dengan tekad dan semangatnya, ia berhasil membuktikan bahwa ia mampu meraih kesuksesan.

Dengan ketekunan dalam mempelajari cara beternak ayam Sentul dan mengatasi berbagai kendala, Qonny berhasil mencapai omset usaha ternaknya hingga mencapai Rp40 juta per bulan. Keberhasilannya ini juga membantu sang ayah yang menghadapi masalah finansial.

“Abah (ayah) bangkrut, habis mobil satu, habis motor 5, hutang Rp160 juta. Bisa lunas sama (usaha ternak) ayam Sentul,” ungkap Qonny.

Modal awal yang hanya Rp1 juta telah berubah menjadi kesuksesan yang luar biasa, dan Qonny Ilma Nafianti adalah contoh inspiratif bagi banyak orang yang ingin merintis usaha di desa.

Kesuksesannya membuktikan bahwa dengan tekad dan kerja keras, potensi di desa dapat menjadi ladang kesuksesan yang menguntungkan.

Penulis: Ajat Nicko
Editor: R Muttaqien

Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal