Langsung ke konten
PANGANNEWS.ID

Gerakan Pangan Murah Pekanbaru Diserbu Warga, Beras 2 Ton Ludes dalam Dua Jam

Bagikan
"Ilustrasi" gerakan pangan murah. (Foto: iStickphoto)
"Ilustrasi" gerakan pangan murah. (Foto: iStickphoto)

Pangannews.id - Antusiasme warga Pekanbaru dalam berbelanja kebutuhan pokok di acara Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Pekanbaru begitu tinggi. 

Bahkan, sebelum acara resmi dibuka, warga sudah berbondong-bondong datang untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Hanya dalam waktu dua jam, seluruh komoditas yang tersedia, mulai dari beras, minyak goreng, gula, cabai merah, bawang merah, bawang putih, ayam, sayuran, hingga telur, ludes terjual tanpa sisa. 

Salah satu barang yang paling banyak diburu adalah beras SPHP, di mana 2 ton beras langsung habis dibeli warga yang mengantre sejak pagi.

Kepala Disketapang Pekanbaru, Maisisco, mengaku terkejut melihat besarnya animo masyarakat. Awalnya, ia tidak menyangka acara ini akan seramai ini.

"Namun, ternyata jumlah warga yang datang jauh lebih banyak dari yang diperkirakan. Syukurnya, bagi yang tidak kebagian di GPM, masih bisa berbelanja di Kios Pangan Puan Berseri," ujarnya, dikutip Jum'at, 14 Maret 2025.

Tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan pangan selama Ramadan dan menjelang Idulfitri memang meningkat. Banyak warga datang untuk membeli stok persiapan Lebaran.

"Kami bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dengan bahan pangan berkualitas dan harga yang lebih terjangkau," ucap Maisisco.

Salah seorang warga, Ifit, mengaku senang bisa berbelanja di GPM ini. Meski tidak mendapatkan semua komoditas yang diinginkan, ia tetap merasa terbantu.

Karena, harga yang ditawarkan lebih murah dibanding harga pasar. Contohnya beras SPHP, di pasar biasanya Rp65.000 per 5 kilogram.

"Di sini hanya Rp58.000. Kalau bisa, GPM ini diadakan setiap hari. Pasti kami datang terus!" ungkapnya dengan tawa.

Hal serupa diungkapkan oleh Nendi, yang berhasil mendapatkan beras SPHP, gula, cabai, dan minyak goreng Minyakita. Namun, ia tidak kebagian bawang merah dan bawang putih.

"Tapi ini pun sudah sangat membantu. Karena, harganya jauh lebih murah," ujarnya.

Pada pelaksanaan GPM kali ini, Disketapang menyediakan 6 ton bahan pangan yang terdiri dari beras SPHP kemasan 5 kg seharga Rp58.000, beras Anak Daro kemasan 10 kilogram seharga Rp160.000, Minyakita Rp14.700 per liter, gula pasir Rp17.000 per kilogram, telur ayam Rp46.000 per papan, dan tepung terigu Rp9.000 per kilogram.

Sementara itu, cabai merah, bawang merah, dan bawang putih dijual sesuai harga di petani, sedangkan olahan ayam dijual dengan harga distributor.

Editor: Adi Permana

Ditulis olehPers Pangannews
Lihat Semua

Komentar Pembaca

Sampaikan pendapat dengan santun dan sesuai topik berita.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

PANGANNEWS.ID

Jelajahi kanal