Tak Layak Konsumsi, Ikan Sapu-Sapu Diarahkan Jadi Pupuk Organik

Pers Pangannews

15 jam yang lalu

news
Ikan sapu-sapu akan diolah jadi pupuk organik. (Foto : Alodokter)

Pangannews.id - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan skema pemanfaatan ikan sapu-sapu yang populasinya kian mendominasi perairan, salah satunya dengan mengolahnya menjadi pupuk organik.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Haeru Rahayu, mengatakan pemanfaatan tersebut dinilai paling aman dibandingkan opsi lain.

“Yang paling gampang adalah dipakai untuk pupuk organik,” kata Haeru saat memantau penangkapan ikan sapu-sapu di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026).

Selain pupuk, ikan sapu-sapu juga sempat diusulkan untuk diolah menjadi tepung ikan sebagai bahan pakan ternak. Namun, KKP masih mengkaji opsi tersebut karena dinilai memiliki risiko terhadap kesehatan.

“Ada kekhawatiran residunya cukup tinggi. Kalau masuk ke rantai makanan, bisa berpotensi sampai ke manusia,” ujarnya.

Menurut Haeru, pengendalian populasi ikan sapu-sapu menjadi kebutuhan mendesak. Spesies invasif ini dinilai mengancam ekosistem sungai karena memangsa telur ikan lain dan mendominasi habitat.

Ke depan, KKP berencana menyusun aturan khusus terkait pengendalian ikan sapu-sapu di berbagai daerah.

“Populasinya sudah sangat tinggi, sehingga memang harus dikendalikan,” kata dia.

Di lokasi yang sama, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyebut dominasi ikan sapu-sapu di perairan ibu kota telah mencapai lebih dari 60 persen.

“Dari hasil kajian, lebih dari 60 persen isi perairan kita sekarang adalah ikan sapu-sapu,” ujar Pramono.

Ia menilai kondisi tersebut berbahaya bagi keberlangsungan ekosistem, karena ikan sapu-sapu dapat menghabiskan populasi ikan lokal dan merusak struktur bantaran sungai.

Untuk itu, Pemprov DKI menggelar operasi penangkapan secara serentak di lima wilayah kota dengan melibatkan petugas PPSU, Pasukan Biru, hingga unsur TNI AL.

Penangkapan dilakukan secara konvensional menggunakan jala dan alat sederhana. Ikan yang tertangkap kemudian dimusnahkan dengan cara dikubur agar tidak kembali ke perairan.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...