Perang Rasa di Industri Kopi, Standarisasi Biji Berkualitas Jadi Senjata

Pers Pangannews

17 jam yang lalu

news
Perang rasa di industri kopi, standarisasi biji berkualitas jadi senjata. (Foto : Pixabay)

Pangannews.id - Di tengah menjamurnya kopi instan dan minuman kekinian, pelaku industri menilai kualitas kopi tak boleh dikompromikan. Salah satu penentunya adalah konsistensi dalam memilih bahan baku, terutama biji kopi.

Pesan itu disampaikan dalam pembukaan gerai BeanStar di Gandaria City, Sabtu. Perusahaan ini mencoba masuk pasar Indonesia dengan menonjolkan kopi lokal sebagai fondasi utama produknya.

CEO BeanStar Indonesia, Steven, menyebut Indonesia sebagai pasar yang belum tergarap maksimal, meski konsumsi kopi terus tumbuh.

“Kami melihat potensi pasar di Indonesia sangat luar biasa. Meskipun saat ini penetrasi pasar kopi di sini baru mencapai sekitar 100 poin dibandingkan negara lain seperti Italia, Jepang, atau China yang sudah melampaui 400, kami tetap optimis untuk berekspansi karena kami sangat menyukai pasar ini,” kata Steven, dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, strategi perusahaan tidak sekadar menjual minuman kopi, tetapi membangun standar rasa melalui pemilihan biji kopi. BeanStar mengandalkan pasokan dalam negeri, termasuk dari Aceh yang telah mereka teliti sejak 2022.

“Kebanyakan bahan baku kami berasal dari Indonesia, khususnya biji kopi. Kami memilih biji kopi terbaik dari wilayah seperti Aceh untuk memastikan kami dapat menyajikan rasa yang dihormati oleh pelanggan lokal,” ujarnya.

Di sisi lain, perusahaan juga menggabungkan bahan dari luar negeri untuk memperkaya varian produk. Beberapa di antaranya berasal dari Okinawa, matcha dari Jepang, hingga tiramisu khas Italia.

Namun, ekspansi bisnis disebut tidak akan dilakukan secara agresif. BeanStar memilih menjaga citra gerai dan pengalaman pelanggan ketimbang memperbanyak jumlah outlet.

“Kami tidak mengejar terlalu banyak gerai. Fokus kami adalah memastikan setiap gerai memberikan citra yang sempurna dan suasana yang nyaman bagi pelanggan, namun dengan harga yang normal dan murah,” kata Steven.

Pendekatan ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan konsumen urban sekaligus mendorong peningkatan standar di industri kopi nasional.

Editor : Adi Permana


Kolom Komentar

You must login to comment...